Jakarta (ANTARA) - Toronto Raptors terpaksa menunda penyelesaian transfer Kawhi Leonard dari Los Angeles Clippers, setelah NBA menyatakan hasil investigasi terhadap dugaan pelanggaran aturan batas gaji dapat memengaruhi status transaksi tersebut.

Laman NBA, Jumat, menyatakan investigasi masih dilakukan penyelenggara liga kepada Clippers, sehingga proses transfer harus menunggu sampai proses tersebut selesai.

"NBA memberi tahu kami bahwa sebagai akibat dari investigasi yang sedang berlangsung terhadap Clippers, kami akan menanggung risiko dari setiap kemungkinan hasil investigasi yang berdampak kepada Leonard, dengan mempertimbangkan hal tersebut, kami akan menunggu hingga investigasi liga selesai," demikian pernyataan Manajemen Toronto Raptors.

Sampai saat ini belum ada jadwal pasti kapan investigasi tersebut akan rampung.

Penyelidikan dilakukan oleh penasihat hukum independen yang ditunjuk NBA, sementara pihak liga belum memberikan komentar lebih lanjut.

Baca juga: Project B Tunjuk Mantan Pemain dan Pejabat Eksekutif NBA Landry Fields sebagai Kepala Divisi Bola Basket Pria

NBA membuka investigasi pada September 2025 untuk menyelidiki apakah kontrak kerja sama promosi senilai 28 juta dolar AS antara Leonard Kawhi dan Aspiration Fund Adviser LLC melanggar aturan liga mengenai batas gaji (salary cap).

Raptors menegaskan tetap berkomitmen membawa kembali forward itu ke Toronto dan berharap investigasi dapat segera diselesaikan demi kepastian bagi pemain, klub, dan para penggemar.

Sebelumnya, Raptors dan Clippers telah menyepakati pertukaran pemain dengan mengirim Leonard kembali ke Raptors.

Sebagai gantinya, Raptors melepas Brandon Ingram, Gradey Dick, dua pilihan putaran pertama draft NBA, dua pilihan putaran kedua, serta hak pertukaran pilihan draft.

Leonard yang membawa Raptors menjuarai NBA pada 2019 baru saja menyelesaikan musim terbaiknya dalam urusan mencetak angka dengan rata-rata 27,9 poin per laga (ppg) dalam 65 pertandingan bersama Los Angeles Clippers pada musim 2025-2026.

Kawhi Leonard merupakan pemain berstatus tujuh kali All-Star, tujuh kali masuk tim All-NBA, serta dua kali juara NBA.

Baca juga: Mo Bamba kembali ke Utah Jazz lewat kontrak dua tahun

Baca juga: Lakers datangkan Kevon Looney untuk perdalam posisi center

Penerjemah: Donny Aditra
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.