Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meninjau proses pembebasan lahan di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, terkait normalisasi Kali Ciliwung sebagai salah satu upaya mengatasi banjir di ibu kota.
“Ini adalah kedua kalinya saya di tempat ini dan progresnya, Alhamdulillah, cukup baik,” ucap Pramono di Jakarta Timur, Jumat.
Dia menyebutkan dari total target 170 rumah yang terkena pembebasan lahan, sebanyak 62 rumah telah selesai pembayarannya dan rumahnya telah diratakan.
Sementara itu, 108 rumah lainnya ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.
Pramono pun berharap upaya pembebasan lahan itu dapat membuat debit air di kawasan tersebut menjadi lebih luas.
Sehingga saat terjadi banjir, diharapkan dampak yang terjadi di kawasan itu lebih minim.
“Itulah cara penanganan banjir yang dilakukan dalam jangka menengah-panjang. Saya juga akan melanjutkan bukan hanya di Ciliwung ini, tetapi di Krukut dan Cakung Lama. Mudah-mudahan, semuanya nanti di tahun 2029 bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat Jakarta,” tutur Pramono.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin mengatakan pihaknya juga menyediakan posko layanan di kawasan tersebut sehingga masyarakat dapat lebih mudah berkonsultasi dengan pihak SDA DKI apabila memiliki kendala.
Terkait pembebasan lahan di kawasan tersebut, dia mengatakan ada dua RT yang terdampak, yakni RT 15 dan RT 02.
“Satu RT akan hilang. Jadi, RT 15 akan habis,” ungkap Ika.
Baca juga: Dinas SDA DKI gelar wisata edukasi "Ciliwung River Adventure"
Baca juga: Pemprov DKI targetkan 20 proyek pengendali banjir rampung pada 2027
Baca juga: Cegah banjir, Pramono minta warga tak buang sampah sembarangan
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.