Pangkalpinang (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjaga dan menambah ketersediaan daging ayam ras untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan pangan masyarakat dan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah berakhirnya liburan sekolah.

"Saat ini stok daging ayam ras di lima gudang distributor mencapai 376,3 ton dan berlimpah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah ini," kata Kepala Disperindag Kepulauan Babel Subekti Saputra di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan pemerintah daerah bersama pelaku distribusi mengantisipasi perubahan permintaan daging ayam seiring kembali beroperasinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program MBG.

Distributor pada pekan ini menambah pasokan sebanyak 73 ton sehingga total ketersediaan daging ayam ras mencapai 449,3 ton untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG dan konsumsi masyarakat.

"Dalam minggu ini, para pelaku usaha kembali menambah pasokan 73 ton untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dapur SPPG MBG," ujarnya.

Menurut dia, berhentinya sementara aktivitas dapur SPPG selama liburan sekolah menunjukkan besarnya pengaruh program pemenuhan gizi tersebut terhadap rantai permintaan pangan di daerah.

Selama dapur SPPG tidak beroperasi, permintaan daging ayam ras di sejumlah pasar Kota Pangkalpinang menurun dan pasokan di tingkat distributor serta pedagang eceran meningkat.

Kondisi tersebut turut menekan harga daging ayam ras karkas menjadi Rp31.000 per kilogram dibandingkan sebelum liburan sekolah yang berkisar Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

"Saat ini permintaan daging ayam di sejumlah pasar di Kota Pangkalpinang berkurang sehingga berdampak terhadap harga komoditas tersebut turun menjadi Rp31.000 per kilogram," katanya.

Ia menyatakan perubahan permintaan itu juga dirasakan pelaku usaha ayam ras karena konsumsi masyarakat belum mampu menyerap seluruh pasokan yang tersedia selama dapur MBG berhenti sementara.

"Sejak dapur MBG ini libur, para pelaku usaha di daerah ini banyak yang mengeluh karena permintaan berkurang seiring kondisi ekonomi masyarakat yang masih melesu," katanya.

Disperindag Kepulauan Babel terus memantau stok, pasokan, dan perkembangan harga daging ayam ras untuk menjaga keseimbangan kebutuhan dapur MBG, konsumsi masyarakat, serta keberlanjutan aktivitas pelaku usaha pangan di daerah.

Pewarta: Aprionis
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.