Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim mengatakan bahwa jenazah Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024 Rachmat Gobel akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, dan tidak jadi dikebumikan di Gorontalo.
"Setelah jumatan dikebumikan di Kalibata," kata Hermawi saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Jumat.
Dia mengatakan jenazah akan dimakamkan setelah disemayamkan di rumah duka yang berada di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Menurut Hermawi, kabar wafatnya almarhum sangat mendadak, sebab almarhum masih mengikuti diskusi Fraksi NasDem DPR RI pada Kamis (9/7).
"Kemarin diskusi di Fraksi NasDem DPR RI. Mendadak, kemarin beliau sehat wal afiat," katanya.
Sementara itu, Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengenang bahwa sosok Rachmat Gobel adalah sahabat seperjuangan yang rendah hati, suka menolong, dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap industri nasional.
Menurut dia, Menteri Perdagangan di era Presiden Joko Widodo itu juga memiliki totalitas untuk memajukan kampung halamannya, yakni Gorontalo.
"Tidak hanya NasDem yang merasa kehilangan figur beliau tetapi rakyat Gorontalo serta Indonesia karena beliau orang yang berintegritas dalam menjalankan tugas," kata Willy.
Sebelumnya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Menteri Perdagangan periode 2014-2015 Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat pagi, meninggalkan duka bagi keluarga, kolega, serta masyarakat atas pengabdian panjangnya kepada bangsa dan negara.
Kabar wafatnya Rachmat Gobel terkonfirmasi melalui Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat, sekaligus menyampaikan belasungkawa atas kepergian almarhum.
Fauzi Amro menyampaikan Rachmat Gobel wafat pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB di Jakarta, seraya mengucapkan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah.
Baca juga: Ketua Umum NasDem Surya Paloh takziah ke rumah Duka Rachmat Gobel
Baca juga: Menko Zulhas Kenang Rachmat Gobel sahabat dan pejuang bangsa
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.