Istanbul (ANTARA) - Para mediator regional tengah berupaya meredakan eskalasi antara AS dengan Iran sambil menyerukan perundingan lebih lanjut terkait kesepakatan nuklir, demikian lapor Axios, Kamis.
Berbagai sumber dari negara mediator dan pejabat AS mengatakan kepada Axios bahwa pemerintah di kawasan telah berusaha meredakan ketegangan Antara dua negara yang berkonflik.
Sumber-sumber mengatakan bahwa para pejabat dari Qatar, Pakistan, Mesir, dan Arab Saudi melakukan beberapa panggilan telepon dengan pejabat AS dan Iran pada Rabu dalam upaya untuk mengurangi ketegangan.
"Ada upaya diplomatik yang ekstensif untuk pertama-tama menyepakati de-eskalasi dengan kedua belah pihak dan kemudian menetapkan tanggal untuk putaran negosiasi berikutnya antara tim teknis," kata seorang sumber regional yang terlibat dalam mediasi.
Sementara itu, sumber salah satu negara mediator mengatakan bahwa para mediator meyakini serangan Iran baru-baru ini di Selat Hormuz dilakukan oleh pihak-pihak dalam rezim Iran yang menentang nota kesepahaman antara AS dan Iran dan berupaya untuk mengacaukannya.
Iran dan AS saling melancarkan serangan selama dua hari terakhir di tengah eskalasi setelah serangan Iran terhadap tiga kapal dagang di Selat Hormuz.
Teheran kemudian melancarkan serangkaian serangan pada Kamis terhadap infrastruktur militer AS di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Yordania sebagai balasan atas serangan AS yang terjadi pada hari kedua.
Sumber: Anadolu
Baca juga: PBB desak aksi saling balas di kawasan Teluk dihentikan
Baca juga: Laporan media: AS jeda serangan, tetap siaga hadapi Iran
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.