Jakarta (ANTARA) - Sejumlah tokoh nasional mulai dari Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla alias JK hingga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie menghadiri pemakaman mendiang mantan pimpinan DPR RI dari Fraksi NasDem Rachmat Gobel di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Jumat.
Selain itu, sejumlah anggota DPR RI dari Fraksi NasDem pun turut hadir dalam proses pemakaman itu, termasuk Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa yang menjadi inspektur upacara. Adapun, upacara pemakaman dilakukan secara militer yang berlokasi di Blok Z, TMP Kalibata.
"Kami semua menyaksikan bahwa almarhum adalah anggota DPR ri yang berperilaku baik dan mengamalkan agamanya dengan baik pula," kata Saan saat menjadi inspektur upacara.
Dalam upacara pemakaman itu, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk F. Paulus pun hadir. Selanjutnya sejumlah kalangan artis turut hadir dalam pemakaman itu, di antaranya Irfan Hakim hingga Christine Hakim.
Prosesi pemakaman dilakukan pada sekitar pukul 14.50 WIB yang didahului oleh pembacaan sambutan oleh inspektur upacara. Kemudian jenazah mendiang pun dikebumikan dan diiringi oleh letusan senapan khas upacara pemakaman secara militer.
Sebelumnya pada saat di rumah duka di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, sejumlah tokoh juga turut melayat, seperti Presiden Ke-7 RI Joko Widodo, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Kepala BP BUMN Dony Oskaria hingga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade.
Rachmat Gobel yang merupakan Menteri Perdagangan di era Presiden Joko Widodo dan juga Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024 itu menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat pukul 03.20 WIB dini hari.
Baca juga: Menteri Bahlil: Rachmat Gobel berjasa bina pengusaha muda-dunia usaha
Baca juga: Jokowi takziah ke rumah duka Rachmat Gobel
Baca juga: Masyarakat Gorontalo gelar doa bersama untuk almarhum Rahmat Gobel
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.