Beijing (ANTARA) - Observatorium nasional China pada Jumat (10/7) memperpanjang peringatan oranye untuk Topan Bavi, topan kesembilan pada 2026, yang diperkirakan akan membawa angin kencang dan hujan lebat ke China timur.

Pada Jumat pukul 08.00 waktu setempat, pusat Bavi, yang dikategorikan sebagai topan kuat, terletak sekitar 1.020 km sebelah tenggara perbatasan antara Provinsi Fujian dan Provinsi Zhejiang di China timur, dengan kecepatan angin maksimum berkelanjutan mencapai 42 meter per detik di dekat pusatnya, kata Pusat Meteorologi Nasional China dalam sebuah pernyataan.

Bavi diperkirakan akan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 15-20 km per jam dan mendarat di sepanjang pantai dari Xiapu di Fujian hingga Wenling di Zhejiang pada Sabtu (11/7) malam waktu setempat, dengan intensitas melemah setelah mendarat.

Dari Jumat sore hingga Sabtu sore waktu setempat, angin kencang diperkirakan terjadi di perairan sebelah timur Taiwan, sebagian besar Laut China Timur, dan perairan di dekat Diaoyu Dao, serta di sepanjang pesisir Taiwan, Zhejiang, dan Fujian.

Hujan lebat hingga sangat lebat akan mengguyur Zhejiang tenggara, Fujian timur laut, dan Taiwan, dengan beberapa bagian Taiwan diperkirakan akan mengalami curah hujan mencapai 250 hingga 800 mm. Masyarakat diimbau untuk menghindari daerah pegunungan dan lembah sungai yang rawan bencana geologis.

China memiliki sistem peringatan cuaca empat tingkatan yang berkode warna, dengan warna merah mewakili cuaca paling buruk, diikuti oranye, kuning, dan biru.

Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.