...kalau kita melihat perjalanan keberangkatan maupun kepulangan hampir tidak ada isu (negatif) yang berarti
Banjarmasin (ANTARA) - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menilai layanan haji tahun 2026 di Embarkasi Banjarmasin yang melayani jamaah haji Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah cukup bagus.
"Ada tambahan lebih 1.000 jamaah haji tahun ini yang diberangkatkan dari Embarkasi Banjarmasin, kalau kita melihat perjalanan keberangkatan maupun kepulangan hampir tidak ada isu (negatif) yang berarti," ujarnya saat meresmikan gedung baru di asrama haji Kelas 1 Embarkasi Banjarmasin, di Kota Banjarbaru, Kalsel, Jumat.
Bahkan, lanjut Menhaj, jamaah haji yang wafat tidak melebihi tahun lalu atau hampir sama, ini berkat pelayanan yang sudah cukup bagus diberikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin.
"Tapi tidak cukup di situ, tahun depan mereka (PPIH) harus meningkatkan lagi kualitas pelayanan jamaah haji," katanya.
Baca juga: Menhaj: Jika biaya haji naik, diupayakan tak bebani jamaah
Karena, ucap Menhaj, salah satu alasan Presiden Prabowo Subianto membentuk Kementerian Haji dan Umrah adalah untuk memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah haji.
"Ini adalah perhatian Presiden yang sangat tinggi kepada jamaah haji," paparnya.
Termasuk peningkatan sarana prasarana di asrama haji, di mana Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin menambah satu gedung baru untuk pelayanan jamaah haji, yakni gedung penginapan setara hotel bintang 3 yang memiliki 44 kamar untuk menampung 176 jamaah haji.
Embarkasi Banjarmasin pada musim haji tahun 1447 H / 2026 M memberangkatkan sebanyak 6.804 jamaah dari Kalsel dan Kalteng yang tergabung pada 19 Kloter.
Pelaksanaan operasional keberangkatan hingga kepulangan jamaah haji berjalan lancar sesuai jadwal, dengan total sebanyak 6.795 jamaah haji. Karena ada sebanyak sembilan jamaah haji wafat di tanah suci.
Baca juga: Menhaj fokuskan evaluasi haji 2026 pada layanan kesehatan jamaah
Baca juga: Menhaj: Ekosistem perhajian harus tumbuh dalam visi yang sama
Pewarta: Sukarli
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.