Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Sumber (SDA) Jakarta Timur (Jaktim) membangun turap saluran air di Jalan Al Baido I, RT 10/RW 09, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, untuk mencegah terjadinya banjir di wilayah itu.
"Pembangunan turap merupakan tindak lanjut atas usulan warga bersama pihak SMPN 272 Lubang Buaya. Selama ini kawasan tersebut kerap mengalami genangan ketika hujan deras akibat saluran belum memiliki dinding penahan," kata Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Cipayung Dian Kartika saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Dian menyebut, pembangunan turap dilakukan sepanjang kurang lebih 100 meter dengan tinggi 1,5 meter. "Pengerjaan sudah dimulai sejak 17 Juni 2026 dengan mengerahkan delapan personel Pasukan Biru. Proyek tersebut ditargetkan rampung 7 Agustus mendatang," ujarnya.
Pembangunan turap menggunakan material batu kali belah, semen, dan pasir. Hingga saat ini, progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 25 persen.
"Semoga nantinya tidak lagi terjadi genangan di sini, terutama saat hujan," ucap Diah.
Sementara itu, Lurah Lubang Buaya Latiful Syamsi turut mengapresiasi respons cepat jajaran Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Cipayung dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
"Terima kasih kepada Satpel SDA Kecamatan Cipayung. Pembangunan turap ini diharapkan mampu mengatasi genangan yang selama ini sering terjadi," katanya.
Menurut dia, saat hujan turun seringkali terjadi banjir sekitar 40 hingga 60 sentimeter (cm) di sekitar Jalan Al Baido I karena tidak adanya turap yang layak.
Meski, petugas PPSU rutin membersihkan saluran, namun genangan masih kerap terjadi. "Semoga turap ini efektif mengatasi genangan," ucap Latiful.
Baca juga: Pemkot Jaktim perbaiki turap di Rawamangun akibat debit air tinggi
Baca juga: Cegah banjir, SDA Jaktim keruk 400 kubik lumpur di Phb Sangkuriang
Baca juga: Cegah banjir, SDA Jaktim revitalisasi saluran air di Batu Ampar
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.