Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menilai Kabupaten Gunungkidul memiliki potensi besar untuk terus mengembangkan sektor pariwisata dan komoditas unggulan berbasis sumber daya alam, dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan di kawasan lindung.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti di Yogyakarta, Sabtu, mengatakan Gunungkidul memiliki banyak destinasi berbasis geopark yang berpeluang dikembangkan sebagai daya tarik wisata.
"Banyak destinasi geopark yang sangat berpotensi untuk dikembangkan," katanya.
Menurut Made, sebagian besar wilayah Gunungkidul merupakan kawasan lindung, namun pemerintah daerah bersama masyarakat mampu mengembangkan berbagai potensi tanpa mengabaikan fungsi konservasi kawasan tersebut.
Baca juga: KPK persilakan Pemprov DIY manfaatkan Stadion Mandala Krida Yogyakarta
"Mampu mempertahankan kawasan sebagai kawasan lindung, tetapi tidak hanya berhenti di situ dan tidak bisa berbuat apa-apa di kawasan lindung," ujarnya.
Ia menilai kondisi unsur hara tanah dan iklim di Gunungkidul juga mendukung pengembangan berbagai komoditas unggulan, salah satunya kakao yang memiliki nilai ekonomi sekaligus manfaat bagi kesehatan.
"Jadi, tidak hanya nikmat dikonsumsi, cokelat juga dapat membantu merelaksasi pikiran dan memberikan manfaat bagi kesehatan," katanya.
Made mengungkapkan pada masa lalu dirinya kerap menerima keluhan mengenai sulitnya mengembangkan potensi daerah karena sekitar 60 persen wilayah Gunungkidul merupakan kawasan lindung.
Pewarta: Agung Dwi Prakoso
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.