Kudus (ANTARA) - Arema FC Women menjadikan keikutsertaan dalam Hydroplus Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 sebagai pengalaman berharga, meski langkah mereka terhenti di semifinal setelah kalah 0-1 kontra Putri Garut di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu.

Pelatih Kepala Arema FC Women Dindin Wahyudin mengatakan timnya sebenarnya mampu menampilkan permainan yang baik sepanjang pertandingan, namun Dewi Fortuna sedang tidak memihak.

"Secara permainan tim sudah bermain dengan bagus dalam laga melawan Putri Garut, tetapi ya namanya sepak bola, 'kan ada faktor rezeki atau keberuntungan ya, jadi ya kami hanya bisa menerima itu," kata dia usai pertandingan.

Menurut Dindin, HSL All-Stars menjadi ajang penting untuk mengukur kemampuan tim, sekaligus bahan evaluasi menyeluruh terhadap performa skuad sepanjang musim.

Dindin menilai masih banyak aspek yang perlu dievaluasi setelah hasil semifinal tersebut.

Pengalaman menghadapi tim-tim terbaik pada ajang tersebut akan menjadi bekal berharga bagi Arema FC Women untuk meningkatkan kualitas permainan.

Setelah turnamen ini, timnya akan mengalihkan fokus menghadapi berbagai turnamen baik lokal maupun nasional yang berstandar tinggi.

Baca juga: Putri Garut tantang Akademi Persib Bandung di final HSL All-Stars

Baca juga: Akademi Persib Bandung melaju ke final Hydroplus Soccer League U18

Pemain Arema FC Women Merisya Ika Hendrawan mengakui faktor ketenangan bermain turut memengaruhi penampilan tim pada laga semifinal.

"Kami bermain kurang tenang, jadi energi bisa terkuras banyak, mungkin kalau kami main lebih tenang, permainan tentu bisa lebih baik dan tidak menguras ketahanan fisik," kata penyerang tersebut.

Gol tunggal kemenangan Putri Garut dicetak Nazwa Bilbina Putri pada menit ke-44 setelah memanfaatkan kesalahan kiper Arema FC Women, Keysha Putri Dwi Arianti, dalam mengamankan bola pada pertandingan kategori U-18 yang berlangsung 2x35 menit.

Pelatih Kepala Arema FC Women Dindin Wahyudin mengatakan timnya sebenarnya mampu menampilkan permainan yang baik sepanjang pertandingan.

Gol tunggal dalam kemenangan Putri Garut dicetak oleh Nazwa Bilbina Putri, pada menit ke-44.

Sepakan pemain itu tidak ditangkap dengan sempurna oleh kiper Arema FC Women, Keysha Putri Dwi Arianti, sehingga bola terlepas dari genggaman dan meluncur ke gawang. Gol itu menjadi penentu dalam pertandingan berdurasi 2x35 menit tersebut.

Partai final kategori U-18 HSL All-Stars 2025/2026 diselenggarakan di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada Minggu (12/7), pukul 14.00 WIB.

Baca juga: Cipta Cendikia ke final HSL All-Stars usai tundukkan Arema FC Women

Baca juga: Goal Aksis melaju ke final U15 HSL

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.