London (ANTARA) - Sebuah kapal kontainer mengalami kerusakan dan terbakar setelah insiden yang terjadi di lepas pantai Oman, demikian disampaikan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (United Kingdom Maritime Trade Operations/UKMTO) pada Sabtu (11/7) malam waktu setempat.

UKMTO mengatakan pihaknya telah menerima laporan insiden tersebut di sekitar 16,7 km timur negara Teluk itu pada Sabtu pukul 22.40 GMT, atau Minggu (12/7) pukul 05.40 WIB.

"Otoritas militer melaporkan bahwa sebuah kapal kontainer mengalami kerusakan di bagian buritan kapal, yang menyebabkan kebakaran di atas kapal," kata pernyataan tersebut, seraya menambahkan bahwa pihak berwenang sedang menyelidiki insiden itu.

UKMTO tidak mengungkapkan nama kapal tersebut. Secara terpisah, Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) Amerika Serikat mengatakan bahwa GFS Galaxy, sebuah kapal kontainer berbendera Siprus, diserang oleh Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran saat melintasi Selat Hormuz, menyebabkan seorang awak kapal hilang.

Kapal tersebut tidak dapat melanjutkan perjalanannya akibat kebakaran di dalam kapal dan kerusakan signifikan pada ruang mesinnya, tambah komando itu.

Menurut data pelacakan maritim, GFS Galaxy memiliki panjang keseluruhan sekitar 304 meter dan lebar 40 meter, dan terakhir dilaporkan berada di Teluk Persia dua hari yang lalu.

Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di perairan sekitar Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran maritim terpenting di dunia yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman.


Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.