Manado (ANTARA) - Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang, Yudia P Tatipang mengatakan letusan Gunung Karangetang di Pulau Siau menyebabkan lontaran material pijar di sekitar kawah.

"Terjadi letusan eksplosif cukup kuat pada malam ini yang kemudian diikuti dengan lontaran material pijar di sekitar kawah," katanya di Manado, Minggu malam.

Gunung Karangetang berada di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara

Yudia mengatakan, lontaran material pijar kemudian membakar alang-alang yang ada di sekitar kawah.

"Nyala api tersebut kemudian memantul ke awan sehingga kelihatan nyala api tersebut besar. Jadi letusannya mengarah ke arah utara," katanya menambahkan.

Baca juga: ESDM: Suara gemuruh masih terdengar dari kawah Gunung Karangetang

Dia menyebutkan, lontaran material pijar tersebut kemungkinan tidak menjangkau area permukiman warga.

"Pascaletusan tersebut, kami mengajak personel di lapangan memantau bila ada terjadi leleran lava pijar," ujarnya.

Hingga kini, kata dia, status Gunung Karangetang masih Level II (Siaga).

"Kami berharap warga tetap mematuhi rekomendasi yang diterbitkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ajak Yudia.

Gunung Karangetang di Pulau Siau diperkirakan meletus sekitar pukul 19.14 Wita.

Baca juga: ESDM sebut aktivitas kegempaan Gunung Karangetang meningkat

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.