Manila (ANTARA) - Departemen Pertanian Filipina akan melakukan operasi penyemaian awan di Provinsi Isabela bulan ini seiring El Nino terus mengancam produksi pangan.
Fenomena itu menyebabkan sekitar 31.000 hektare sawah yang mendapatkan pasokan air dari Sistem Irigasi Terpadu Sungai Magat (Magat River Integrated Irrigation System) mengalami kekeringan, demikian dilaporkan oleh media lokal pada Senin (13/7), lapor Kantor Berita Xinhua.
Menurut The Philstar, pemerintah provinsi juga telah mulai memberikan bantuan darurat kepada para petani yang terdampak. Sementara itu, para pejabat pertanian setempat diperintahkan untuk mempercepat proses verifikasi lahan pertanian yang rusak guna mempercepat penyaluran bantuan.
DA Filipina telah mengalokasikan benih kacang hijau untuk ribuan petani dan sedang menyiapkan tanaman tahan kekeringan lainnya, termasuk semangka, jagung, dan bawang bombai, guna membantu mereka tetap memperoleh penghasilan selama pasokan air irigasi masih terbatas.
Pihak berwenang mengatakan operasi penyemaian awan dan bantuan darurat bertujuan untuk meningkatkan curah hujan, mengurangi kehilangan hasil panen, serta melindungi mata pencaharian petani seiring berlanjutnya musim kemarau berkepanjangan. Selesai
Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.