Istanbul (ANTARA) - Militer Iran dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melancarkan serangan rudal dan drone berskala besar terhadap apa yang mereka sebut sebagai pangkalan-pangkalan musuh di kawasan, demikian dilaporkan Kantor Berita Nour pada Senin.
Mengutip seorang pejabat militer Iran, kantor berita yang berafiliasi dengan pemerintah tersebut menyebut operasi itu dilakukan sebagai respons atas serangan Amerika Serikat yang berkelanjutan terhadap Iran.
Pejabat tersebut mengatakan bahwa serangan menargetkan lokasi-lokasi yang diidentifikasi berdasarkan “pergerakan musuh” selama 48 jam terakhir, menurut laporan tersebut.
Ketegangan di kawasan meningkat dalam beberapa hari terakhir seiring saling balas serangan antara pasukan Amerika Serikat dan Iran.
Pada Minggu, Iran menyatakan telah melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di Kuwait, Bahrain, Qatar, Yordania, dan Oman sebagai balasan atas serangan AS terhadap sejumlah target di Iran.
Sementara itu, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan bahwa serangan terbaru tersebut bertujuan untuk semakin melemahkan apa yang mereka gambarkan sebagai kemampuan Iran dalam menyerang pelaut sipil dan kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Iran minta PBB cegah negara Teluk bantu serangan AS
Baca juga: Teheran: Titik peluncuran serangan AS terhadap Iran jadi target sah
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.