Kemitraan ini telah menghasilkan berbagai capaian nyata melalui beragam inisiatif kolaboratif

Jakarta (ANTARA) - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Australian National Audit Office (ANAO) terus untuk mempertajam strategi pemeriksaan sektor publik yang selama ini telah berjalan selama 20 tahun.

Saat menerima kunjungan perdana Auditor-General Australia Caralee Mcliesh, Ketua BPK Isma Yatun menegaskan bahwa sinergi BPK-ANAO selama 20 tahun ini telah bertransformasi menjadi kolaborasi strategis yang memperkuat kapasitas kelembagaan dan mendukung pengembangan organisasi kedua lembaga.

"Kemitraan ini telah menghasilkan berbagai capaian nyata melalui beragam inisiatif kolaboratif yang memperkuat kapasitas kelembagaan, mendukung pengembangan organisasi, dan mendorong pembelajaran bersama," ungkapnya dalam agenda Senior Management Dialogue (SMD) tahun 2026, dari keterangan resmi, Jakarta, Senin.

Selama 20 tahun terakhir, lanjutnya, kemitraan BPK-ANAO diwujudkan melalui berbagai program, seperti secondment, pengembangan kapasitas, asistensi teknis, dan pertukaran pengetahuan. Kolaborasi tersebut juga menghasilkan berbagai produk yang memperkuat metodologi pemeriksaan dan tata kelola organisasi BPK, di antaranya Panduan Pemeriksaan Jarak Jauh (2021), Kerangka Kerja Manajemen Integritas (2024), dan Draf Pedoman Pemeriksaan atas Laporan Kinerja (2026).

Berbagai capaian itu dinilai mencerminkan evolusi kerja sama BPK-ANAO dari pertukaran pengetahuan menjadi kolaborasi berdampak nyata bagi penguatan institusi.

Selain merefleksikan capaian yang telah ditorehkan, SMD tahun 2026 turut menjadi forum untuk membahas sejumlah isu strategis, antara lain optimalisasi peran Supreme Audit Institution (SAI) di kancah internasional, peningkatan dampak hasil pemeriksaan dan keterlibatan pemangku kepentingan, pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam pemeriksaan, serta penguatan manajemen pengetahuan.

Dalam rangkaian kegiatan ini, Ketua BPK dan Auditor-General Australia juga melakukan kunjungan kehormatan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani. Pertemuan tersebut bertujuan memperkokoh sinergi antara SAI dan Parlemen di kedua negara untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabilitas publik, serta pengawasan pengelolaan keuangan negara yang lebih efektif.

Memasuki dekade ketiga kemitraan, BPK dan ANAO menegaskan kembali komitmen untuk terus memperkuat kerja sama bilateral melalui berbagai terobosan inovatif dalam mendukung penguatan kapasitas kelembagaan dan peningkatan kualitas pemeriksaan.

Berlandaskan semangat saling belajar dan saling menguatkan, kedua lembaga optimistis bahwa fondasi kokoh yang telah dibangun akan terus memberikan manfaat luas bagi kedua institusi sekaligus berkontribusi signifikan pada penguatan akuntabilitas sektor publik.

Baca juga: Ketua BPK ungkap tiga isu utama saat ketemu Auditor General Australia

Baca juga: BPK harap dukungan ANAO dalam kepemimpinan di forum audit global

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.