Jakarta (ANTARA) - Kuku berwarna kuning mentega mengilap adalah tren yang menggabungkan warna menakjubkan dengan lapisan krom untuk tampilan berkilau yang sangat menggoda.

Menurut siaran InStyle pada Sabtu (11/7) waktu setempat, menambahkan sentuhan akhir berkilau pada warna yang unik ini menghasilkan kombinasi yang sangat manis, selain membantu transisi warna musim semi ke hari-hari panas musim panas yang akan segera tiba.

Ada sejumlah cara untuk menjaga warna tersebut tetap mengilap di kuku seperti berikut:

Memakai cat kuku tradisional

Saat mencoba tampilan ini sendiri, anda membutuhkan warna kuning mentega yang bagus sebagai permulaan. Untuk cat kuku tradisional, Dazzle Dry dan Chanel memiliki pilihan yang luar biasa.

Meskipun krom biasanya dilakukan dengan cat kuku gel dan bubuk, anda juga bisa mendapatkan tampilan ini dengan lapisan atas yang mengering di udara, seperti yang satu ini dari OPI.

Baca juga: Gel manikur dapat tingkatkan risiko kanker kulit

Menggunakan gel
Untuk tampilan yang tahan lama, pilih gel. Aprés dan Canni keduanya memiliki cat kuku kuning mentega yang menakjubkan. Untuk melengkapi tampilan, tambahkan lapisan atas tanpa perlu dilap dan kemudian oleskan lapisan bubuk krom.

Misalnya seperti Pearl dari DND. Gel tidak hanya memberikan cat kuku yang lebih kuat dan kilau seperti kaca, tetapi juga memungkinkan anda untuk menambahkan elemen 3D seperti bunga gel pembangun ini untuk daya tarik visual yang lebih besar.

Memakai kuku tempel
Kuku tempel terus menjadi semakin baik. Dapatkan tampilan kuning mentega mengilap hanya dalam beberapa menit dengan bantuan salah satu gaya cantik ini dari Chillhouse dan Olive & June.

Isolasi chrome
Pada tampilan yang lebih berani dari tren kuku mentega mengilap, isolasi chrome anda pada aksen 3D alih-alih menempatkan bubuk tersebut di seluruh kuku. Tampilan ini menampilkan stud chrome perak pada ujung French tip berwarna kuning mentega.

Baca juga: Cat kuku ini menyerupai kulit

Baca juga: Bersihkan cat kuku bisa tanpa "aseton"

Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.