Jakarta (ANTARA) -
Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012 Fauzi Bowo (Foke) menyatakan identitas Jakarta yang lahir dan besar sebagai kota pelabuhan harus dijaga sebagai pijakan dalam merancang pembangunan daerah setempat ke depan.
"Pembangunan Jakarta tidak boleh melupakan akar sejarahnya sebagai gerbang perdagangan,” kata Foke dalam Seminar "Jakarta Kota Pelabuhan" yang diselenggarakan Forum Masyarakat Kota Pelabuhan Jakarta Utara di Jakarta, Senin.
Ia menilai Jakarta telah menjadi pusat aktivitas maritim yang memiliki peran strategis bagi Indonesia.
Ia mengajak seluruh peserta untuk kembali mengingat sejarah Jakarta yang tumbuh dan berkembang berkat kekuatan pelabuhannya.
Menurut dia, identitas tersebut harus terus dijaga sebagai pijakan dalam merancang pembangunan Jakarta ke depan.
Apalagi, kata dia, kawasan pelabuhan, khususnya Tanjung Priok, memiliki posisi yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Sehingga memerlukan tata kelola yang adaptif serta didukung inovasi yang berkelanjutan,” kata Foke.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Utara Fredy Setiawan menilai gagasan strategis yang disampaikan Foke semakin mempertegas pentingnya posisi Tanjung Priok sebagai kawasan strategis yang memiliki peran vital bagi Jakarta maupun Indonesia.
Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan semangat inovasi dan kolaborasi dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, efektif, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Fredy mengatakan Tanjung Priok bukan sekadar wilayah administratif, tetapi juga jantung perekonomian dan gerbang utama Indonesia.
“Karena itu, kita harus terus menghadirkan berbagai inovasi dalam tata kelola perkotaan yang tangguh, efisien, dan mampu menjawab tantangan zaman, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat," kata dia.
Ia mengatakan melalui momentum HUT ke-499 Kota Jakarta, Pemerintah Kota Jakarta Utara berharap semangat kolaborasi, inovasi, dan penguatan identitas Jakarta sebagai kota pelabuhan.
“Ini terus menjadi landasan dalam mewujudkan Jakarta yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing, khususnya di kawasan Tanjung Priok sebagai simpul utama perekonomian nasional,” kata dia.
Baca juga: Penguatan UMKM strategi penting bawa Jakarta menuju 50 kota global
Baca juga: Warga Kepulauan Seribu diberi pelatihan diversifikasi olahan hasil pertanian
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.