...Kita bekerja sama dengan mitra strategis untuk melaksanakan program ini
Jakarta (ANTARA) - BPJS Kesehatan menggandeng Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) guna memaksimalkan aksesibilitas program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui penguatan infrastruktur digital, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito di Jakarta, Senin, menjelaskan bahwa sinergi strategis ini ditargetkan menyasar hingga ke 85.000 titik di tingkat desa di seluruh wilayah Indonesia seiring dengan perluasan jangkauan operasional koperasi tersebut.
"Kita bekerja sama dengan mitra strategis untuk melaksanakan program ini. Pertama dengan Koperasi Merah Putih itu nanti kalau seluruhnya jalan di 85.000 titik sesuai jumlah desa, di sana tersedia internet," kata dia.
Pujowaskito memaparkan bahwa keberadaan jaringan internet di kantor koperasi tersebut akan dioptimalkan untuk instalasi kanal Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (VIOLA) BPJS Kesehatan guna mempermudah interaksi langsung peserta dengan kantor cabang maupun pusat.
Baca juga: Menkop siap resmikan KDMP kelola minyak sawit dan PLTS di Agustus 2026
Adapun saat ini implementasi program penguatan jaringan internet digital ini telah siap dioperasikan pada kisaran 30.000 titik basis operasional Koperasi Desa Merah Putih yang sudah berstatus aktif.
Selain dengan sektor koperasi, BPJS Kesehatan turut menggandeng jajaran TNI melalui koordinasi bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang mencakup 76.000 personel di tingkat tapak untuk mengawal operasional layanan VIOLA dan BPJS Keliling.
BPJS Kesehatan, menurut dia saat ini juga mematangkan skema perluasan kerja sama dengan Kementerian Hukum untuk mengintegrasikan layanan administrasi JKN melalui jaringan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) serta paralegal di setiap desa.
"Perlu diketahui bahwa keaktifan sekarang 80,6 persen dari cakupan 286 juta jiwa penduduk. Target di RPJMN 2029 adalah 83,5 persen keaktifan. Jadi ini adalah usaha yang penuh dengan tantangan karena tadi itu terpisah dengan jarak dan kemudian juga banyak-banyak peserta atau masyarakat yang belum bisa menggunakan akses internet," kata Prihati, didampingi Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Julianto.
Baca juga: Menkop sebut pembangunan 15.845 Koperasi Desa Merah Putih tuntas
Baca juga: BPJS Kesehatan luncurkan Lanuri serentak di 558 titik di Indonesia
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.