Mojokerto (ANTARA) - Bupati Mojokerto Muhammad Al-Barra melepas 30 peserta didik baru Sekolah Rakyat jenjang SMP untuk tahun ajaran 2026/2027 ke Kota Kediri.
"Selamat menempuh perjalanan, selamat belajar, jaga kesehatan, jaga nama baik keluarga, sekolah, dan Kabupaten Mojokerto. Raihlah prestasi setinggi-tingginya sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih cerah," katanya di sela-sela pemberangkatan di Pendopo Graha Maja Tama, Kabupaten Mojokerto, Senin.
Ia meminta para penerus bangsa yang diberangkatkan hari itu agar bisa menyerap ilmu dan pengalaman semaksimal mungkin.
“Akhirnya dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, peserta didik baru Sekolah Rakyat Kabupaten Mojokerto tahun ajaran 2026-2027 menuju Sekolah Rakyat di Kota Kediri secara resmi saya berangkatkan,” katanya.
Baca juga: Kemensos: Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun siap beroperasi
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto, Try Raharjo Murdianto melaporkan bahwa batasan kuota ini menyesuaikan dengan regulasi pusat.
"Sesuai dengan arah surat yang kami terima dari Kementerian Sosial, Pemerintah Kabupaten Mojokerto mendapat kuota sebanyak 30 peserta didik untuk jenjang SMP," katanya.
Seluruh peserta didik yang terpilih telah melalui proses rekrutmen ketat melalui aplikasi "Setara" yang disinkronisasikan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) agar tepat sasaran bagi warga yang benar-benar tidak mampu.
“Jika Sekolah Rakyat yang ada di Kabupaten Mojokerto sudah terbangun, sekalian menginformasikan ke keluarga, jadi nanti yang dititipkan di Kediri ini akan ditarik kembali ke Sekolah Rakyat yang sudah permanen di Kabupaten Mojokerto,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program prioritas Presiden RI, Pemerintah Kabupaten Mojokerto memfasilitasi seluruh akomodasi keberangkatan. Para siswa dan satu orang perwakilan keluarga yang mendampingi difasilitasi bus gratis dari Dinas Perhubungan (Dishub) hingga ke Kota Kediri.
Baca juga: Pemkot Medan matangkan persiapan transisi Sekolah Rakyat Permanen
Pewarta: Indra Setiawan
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.