Kairo (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil Fahmy menegaskan bahwa perjuangan Palestina akan tetap menjadi prioritas utama Liga.
"Kami akan terus membela hak-hak sah rakyat Palestina dan berupaya mengakhiri pendudukan," kata Fahmy dalam konferensi pers perdananya di kantor pusat Sekretariat Jenderal di ibu kota Mesir, Kairo, Senin (13/7).
Fahmy menekankan "Kota Yerusalem akan terus menjadi fokus utama kami dalam menghadapi segala upaya untuk mengubah statusnya atau menghapus identitas Arabnya".
Dia menambahkan bahwa "apa yang dilakukan Israel di Gaza dan Tepi Barat adalah kejahatan genosida yang berkelanjutan. Kenyataan ini menuntut sikap dan aksi tegas negara-negara Arab dan sebanding dengan skala tanggung jawab historis."
"Kami akan mendukung penuntutan hukum terhadap para pelakunya, karena genosida tidak mengenal batas waktu, dan mereka yang melakukannya hari ini akan diadili esok," katanya.
Fahmy mengatakan agresi Israel tidak terbatas pada wilayah Palestina saja, tetapi meluas ke Lebanon lewat serangan dan pelanggaran terus-menerus di Beirut dan Lebanon Selatan, yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Lebanon dan hukum internasional.
Dia juga menyoroti pendudukan Dataran Tinggi Golan Suriah yang secara mencolok mengabaikan resolusi legitimasi internasional, seraya menegaskan kembali penolakan Liga terhadap segala upaya untuk memaksakan fakta di lapangan dengan kekuatan.
Menurutnya, "kawasan Arab memasuki fase kritis yang menuntut langkah bersama yang lebih waspada dan proaktif guna melindungi kepentingan negara-negara Arab dan mengamankan kemampuan kawasan".
Ia mencatat bahwa penyelesaian isu-isu dunia Arab harus berasal dari kemauan negara-negara Arab itu sendiri, dan hanya kesepakatan yang dicapai oleh negara-negara Arab yang mampu menghasilkan solusi yang keberlanjutan.
Sumber: WAFA
Baca juga: Mesir sambut baik penunjukan Nabil Fahmy sebagai Sekjen Baru Liga Arab
Baca juga: Liga Arab tolak keras upaya pembubaran UNRWA
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.