Jakarta (ANTARA) - Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama mengaku tak percaya dengan kutukan Marc Marquez atau yang lebih dikenal dengan "Marquez curse" di Pertamina Mandalika International Circuit.

Kutukan Marquez menjadi perbincangan di jagat dunia maya setelah pembalap jawara dunia delapan kali tersebut tidak pernah finis di MotoGP Indonesia selama empat musim beruntun.

Terbaru pembalap asal Spanyol tersebut yang telah berstatus sebagai juara dunia MotoGP 2025 harus kandas setelah masuk ke gravel pada lap awal MotoGP Indonesia 2025.

"Kalau kami berdua (Veda dan Mario Aji) tidak percaya. Ya (kutukannya) buat Marquez kan bukan buat kami," ujar Veda Ega kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

"Terus orang yang beranggapan di luar itu lebih menjerumuskan ... Jadi itu tidak mempengaruhi kami berdua," imbuh pembalap asal Gunung Kidul, Yogyakarta ini.

Baca juga: Veda Ega puas pada performanya selama pertengahan musim Moto3

Menurut Veda Ega, sirkuit dengan panjang 4,31 km tersebut memang menyuguhkan tantangan tersendiri karena memiliki kondisi angin yang cukup kencang karena terletak di pinggir pantai.

Oleh sebab itu menurut Veda mungkin menjadi salah satu faktor lain yang membuat Marc Marquez cukup kesulitan untuk bisa tampil finis di Mandalika.

"Mungkin karena suhu atau angin. Angin yang arahnya tidak bisa diprediksi karena kami ada di pinggir laut," ujar Veda.

Dua pembalap Indonesia yakni Mario Aji dan Veda Ega Pratama dipastikan akan tampil di gelaran GP Indonesia yang dijadwalkan pada 9 hingga 11 Oktober.

Super Mario, julukan Mario, dijadwalkan akan tampil di kelas Moto2 Indonesia. Sedangkan Veda yang berstatus sebagai rookie akan tampil di kelas Moto3 Indonesia.

Baca juga: Veda Ega tak ingin fokus kejar rookie of the year Moto3

Baca juga: Klasemen Moto3 2026: Veda Ega salip Hakim Danish usai GP Jerman

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.