Jakarta (ANTARA) - Asisten Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Australia Matt Thistlethwaite mengatakan fasilitas pojok baca Australian Reading Corner di Masjid Istiqlal, Jakarta, merupakan sarana untuk memperkuat hubungan masyarakat kedua negara melalui literasi serta pengenalan budaya kepada generasi muda.
Saat mengunjungi Australian Reading Corner di Perpustakaan Masjid Istiqlal, Rabu, Thistlethwaite mengatakan fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan bagi anak-anak Indonesia untuk mengenal sejarah, budaya, hingga kehidupan masyarakat Australia.
"Pojok baca ini untuk menumbuhkan rasa saling menghormati, mempererat persahabatan antara masyarakat Australia dan Indonesia, serta meningkatkan pemahaman anak-anak Indonesia tentang budaya, warisan, dan cara hidup masyarakat Australia," katanya.
Dalam kesempatan itu, Thistlethwaite juga menyaksikan kegiatan "Read Aloud with Australian Diplomat", di mana sejumlah rekan diplomatnya membacakan buku bertema Australia kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah di Madrasah Istiqlal Jakarta (MIJ).
Baca juga: Australia ingin belajar praktik dialog lintas agama dari Indonesia
Menurut Thistlethwaite, tak semua anak-anak Indonesia memiliki kesempatan untuk mengunjungi Australia. Oleh karena itu, keberadaan koleksi buku di Australian Reading Corner diharapkan dapat membantu memperluas pemahaman generasi muda Indonesia mengenai Australia.
Australian Reading Corner menyediakan ratusan koleksi buku yang mengangkat berbagai tema tentang Australia, mulai dari budaya, sejarah Islam di Australia, hingga nilai-nilai multikulturalisme dan keberagaman.
Ruang baca itu juga dilengkapi dengan dekorasi khas Australia, seperti boneka kanguru dan koala.
"Dengan adanya buku-buku ini serta para guru yang mengajarkan tentang satwa khas Australia, berbagai ikon penting kami, kondisi geografis Australia, dan sejarah kami, maka hal itu menjadi langkah penting dalam membangun persahabatan di masa depan," kata Thistlethwaite.
Baca juga: Menteri Australia serahkan koleksi buku ke Masjid Istiqlal Jakarta
Pada kesempatan yang sama, Direktur The Voice of Istiqlal (VOIST) Mulyono Lodji mengatakan Kedutaan Besar Australia di Jakarta selama ini menjalin komunikasi yang intensif dengan VOIST dalam mendukung berbagai program di Australian Reading Corner.
Mulyono menilai kunjungan Thistlethwaite itu menjadi simbol semakin eratnya hubungan bilateral Indonesia dan Australia.
Dia juga menegaskan keterlibatan Masjid Istiqlal dalam kerja sama tersebut menunjukkan perannya sebagai pusat peradaban yang turut mendorong dialog, pendidikan, dan kolaborasi antarbangsa.
"Ini adalah satu proses edukasi yang sangat baik. Bahkan, dalam bentuk story atau dalam bentuk cerita-cerita, yang itu memberikan proses edukasi yang sangat baik. Kami memaknai bahwa kedatangan beliau datang ke Istiqlal adalah sebagai simbol persahabatan, sebagai simbol penguatan kerja sama antara Indonesia dengan Australia," ujar Mulyono.
Baca juga: Menag dan Dubes Australia Resmikan Australian Reading Corner Istiqlal
Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.