Atas nama rakyat dan pemerintah Republik Indonesia, saya menyampaikan belasungkawa kami yang mendalam atas meninggalnya Yang Mulia Ayah Amir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Semoga Allah SWT Yang Maha Kuasa menempatkan di sisi terbaik di hadapan Tu

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya ayah Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani dengan menandatangani buku duka di Kedutaan Besar Qatar di Jakarta, Rabu.

Prabowo tiba di Kedutaan Besar Qatar sekitar pukul 12.40 WIB dan disambut Menteri Luar Negeri Sugiono serta Duta Besar Negara Qatar untuk Republik Indonesia Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari.

“Atas nama rakyat dan pemerintah Republik Indonesia, saya menyampaikan belasungkawa kami yang mendalam atas meninggalnya Yang Mulia Ayah Amir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Semoga Allah SWT Yang Maha Kuasa menempatkan di sisi terbaik di hadapan Tuhan,” tulis Prabowo dalam buku duka.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden menuju ruang pengisian buku duka untuk menyampaikan penghormatan terakhir sekaligus mendoakan mendiang Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani.

Baca juga: Jusuf Kalla sampaikan duka cita atas wafatnya mantan Emir Qatar

Kehadiran Presiden dalam penandatanganan buku duka mencerminkan penghormatan pemerintah dan rakyat Indonesia atas wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani.

Kunjungan tersebut juga menjadi wujud eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Qatar yang telah terjalin selama ini.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani merupakan sosok penting di balik pembangunan dan transformasi Qatar menjadi negara yang berpengaruh di dunia.

"Beliau juga adalah seorang pemimpin yang mampu membuat Qatar menjadi sebuah negara yang sangat berpengaruh," kata Sugiono.

Baca juga: Emir Qatar akan alihkan takhta pada putranya

Diketahui Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani wafat pada Minggu (12/7) dalam usia 74 tahun.

Ia memimpin Qatar sebagai emir pada 1995–2013 dan dikenal sebagai tokoh yang mentransformasi negara tersebut melalui pengembangan industri gas alam cair (LNG), pendirian jaringan media Al Jazeera, serta keberhasilan membawa Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022.

Setelah turun takhta secara sukarela pada 2013, kepemimpinan Qatar dilanjutkan putranya, Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.