Moskow (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengadakan pertemuan di Ruang Situasi Gedung Putih, Selasa (14/7), untuk membahas serangan berskala besar terhadap Iran dengan cakupan lebih luas daripada serangan yang saat ini berlangsung di kawasan Selat Hormuz.
Menurut laporan Axios, Rabu, dengan mengutip sumber-sumber yang mengetahui masalah tersebut, para pejabat senior AS yang menghadiri pertemuan tersebut antara lain Wakil Presiden J.D. Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth.
Rapat itu berfokus pada rencana-rencana baru untuk serangan terhadap sasaran-sasaran strategis di Iran di luar operasi yang sedang berlangsung di Selat Hormuz, demikian disampaikan sumber-sumber tersebut kepada Axios.
Sejak 8 Juli, militer AS telah melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap Iran. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan serangan-serangan tersebut merupakan respons atas "campur tangan" Iran terhadap pelayaran komersial di Selat Hormuz. Iran pun membalas dengan melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer milik AS di Kuwait, Bahrain, dan Yordania.
Sumber: Sputnik
Baca juga: Trump mengaku enggan berunding dengan Iran
Baca juga: PBB: Konflik AS-Iran jadi kemunduran besar bagi perdamaian dunia
Baca juga: Trump ancam perluas serangan jika Iran tolak berunding
Penerjemah: Fransiska Ninditya
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.