Jakarta (ANTARA) - Petinju Anggie Intania Chalik merebut medali emas untuk tim nasional tinju Indonesia setelah mengalahkan wakil India Gunjan pada final Asian Boxing U19 dan U23 2026 di Basket Hall, Senayan, Jakarta, Rabu.
Anggie memetik kemenangan angka di final kelas terbang ringan putri (45-48kg) U19 melalui keputusan terbelah (split decision) setelah tiga juri mengunggulkannya dengan skor 29-28 sedangkan dua juri lainnya memberikan skor 29-28 untuk Gunjan.
Kedua petinju langsung masuk ke pertukaran serangan saat bel pertandingan dimulai. Anggie tampil aktif dengan gerakan mengitari lawan sambil melakukan percobaan pukulan untuk membongkar pertahanan Gunjan.
Tampil di hadapan dukungan publik tuan rumah memberikan semangat tambahan bagi Anggie yang terus menyerang hingga beberapa kali jab kerasnya mampu mampu bersarang di kepala lawan.
Gunjan juga menunjukkan ketahanannya ketika mampu membalas serangan hingga ronde pertama berakhir.
Agresi kedua petinju berlanjut pada ronde kedua dengan dengan Gunian yang memberikan perlawanan yang lebih ketat. Serangkaian serangan beruntun sempat membuat Anggie kewalahan dan memilih untuk mengaktifkan mode bertahan.
Baca juga: Anggie dan Dira siapkan mental menuju final Kejuaraan Asia U19
Namun, setelah lolos dari jangkauan lawan, Anggie dengan cepat melayangkan serangan balik yang memaksa lawannya bertahan di tali ring. la terus menghujani pukulan ke tubuh dan kepala Gunlan hingga ronde kedua berakhir.
Pada ronde ketiga, Anggie meningkatkan agresivitasnya. Setelah pukulannya menembus pertahanan Gunjan di awal ronde, Anggie kembali mengaktifkan gerakan khasnya mengitari lawan sambil menunggu kesempatan untuk menyerang.
Petinju berdarah Papua-Sumatera itu menunjukkan ketahanan fisiknya dengan terus bergerak sambil menghujani lawan dengan pukulan ke tubuh dan kepala hingga akhir ronde.
Setelah pertarungan tiga ronde berakhir, wasit pun memberikan kemenangan angka untuk Anggie yang menandai dominasinya sepanjang pertarungan.
Dengan hasil itu, tim Merah Putih merebut emas pertama dalam ajang Asian Boxing U19 dan U23 yang digelar untuk pertama kalinya di Indonesia.
Pencapaian itu merupakan yang tertinggi bagi tim Merah Putih yang sebelumnya telah mengantongi lima medali perunggu yakni dari Linda Sarui Langi Malin (kelas minimum putri/45-48 k9), Maria Mesita Manguntu dkelas welter ringan putri/65 kg), dan Rliko Praveg (kelas penjelajah putra/85kg), Joshua Toni Marties Lahin (kelas ringan putra/60kg), dan Viktor Wengkang (kelas welter putra/65 kg).
Baca juga: Pelatih sudah siapkan strategi untuk hadapi dua petinju India
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.