Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meminta orang tua untuk menerapkan prinsip 3S guna mendukung surat edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) terkait pembatasan penggunaan gawai di satuan pendidikan bagi peserta didik.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti di Jakarta pada Rabu mengatakan kebijakan tersebut menjadi relevan mengingat tingginya intensitas penggunaan internet di Indonesia.

Berdasarkan data, rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan waktu berselancar di dunia maya selama 7 jam 32 menit setiap hari.

“Kalau mereka tidak menggunakan teknologi itu untuk hal yang positif, maka akan ada banyak masalah yang menyangkut kesehatan mental maupun kesehatan fisik. Karena itu, kerja sama antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan para penyedia layanan digital sangat kami harapkan,” kata Mu’ti.

Untuk itu, pihaknya melalui surat edaran tersebut juga meminta orang tua maupun wali murid untuk dapat mendukung pelaksanaan kebijakan pembatasan penggunaan gawai di satuan pendidikan, membiasakan penggunaan gawai secara bijaksana, aman dan bertanggung jawab di lingkungan keluarga.

Baca juga: Kemendikdasmen tingkatkan kompetensi guru vokasi siapkan SDM unggul

Selain itu, lanjutnya, Kemendikdasmen juga mendorong orang tua agar dapat menerapkan prinsip 3S (screen time, screen zone, screen break) dalam membatasi penggunaan gawai di lingkungan keluarga sesuai dengan usia, tingkat perkembangan dan kebutuhan murid.

Pihaknya juga mendorong orang tua untuk dapat bekerja sama dengan satuan pendidikan dalam melakukan pembinaan terhadap murid serta memanfaatkan panduan literasi digital untuk orang tua yang tersedia pada Ruang Orang Tua di platform Rumah Pendidikan yang dapat diakses melalui s.id/bukuliterasidigital-orangtua.

Melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan berbagai pihak, Kemendikdasmen berharap kebijakan pembatasan penggunaan gawai dapat membentuk budaya digital yang lebih sehat sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

Baca juga: Kemendikdasmen targetkan latih 361 ribu guru deep learning, koding, KA

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.