Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan pejabat fungsional guru yang menjunjung tinggi kompetensi, dedikasi, dan integritas dalam menjalankan tugas.
"Pendidikan, kesehatan, dan bantalan sosial merupakan prioritas dalam pemerintahan yang saya pimpin. Oleh karena itu, saya meminta para pendidik untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan," kata Pramono dalam acara Pelantikan Pejabat Fungsional Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta, Rabu.
Dia mengatakan dari 239 pejabat fungsional yang dilantik, sebanyak 150 orang di antaranya merupakan guru dari berbagai jenjang pendidikan.
Menurut Pramono, besarnya jumlah guru yang dilantik itu menunjukkan pentingnya sektor pendidikan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Jakarta.
Dia pun meminta agar para guru yang kini menyandang jabatan fungsional menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Jakarta.
"Saya sungguh berharap, mudah-mudahan pendidikan Jakarta akan semakin maju," ujar Pramono.
Baca juga: 1.525 guru PPPK di Jakut teken perpanjangan kontrak kerja
Lebih lanjut, dia menilai pendidikan merupakan faktor penting untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup.
Maka dari itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mempertahankan berbagai program bantuan pendidikan agar semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu dapat mengenyam pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
Pramono menyebutkan saat ini, jumlah penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus telah mencapai lebih dari 707.520 siswa, sedangkan jumlah penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) sekitar 15.900 mahasiswa.
Program tersebut, kata dia, terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan.
Pramono juga memandang pendidikan merupakan kunci untuk memutus rantai ketidakberuntungan antargenerasi sehingga pemerintah terus memberikan perhatian terhadap sektor tersebut, termasuk melalui penguatan kualitas aparatur pendidikan.
"Saya meyakini, makin banyak anak-anak dari keluarga yang belum beruntung bisa sekolah setinggi-tingginya, itu akan membuat mereka mempunyai harapan, kesempatan untuk menjadi orang yang bisa memperbaiki kehidupan keluarganya," ungkap Pramono.
Baca juga: Penerima KJMU nantinya bisa lanjutkan S2-S3 dengan LPDP Jakarta
Baca juga: Pemprov DKI siapkan Rp100 miliar untuk program LPDP khusus Jakarta
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.