Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melanjutkan berbagai program bantuan pendidikan sekaligus menyiapkan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Jakarta yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 untuk memperluas akses pendidikan bagi warga dari keluarga kurang mampu.
"Tahun depan, Jakarta akan mempunyai LPDP yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta bagi anak-anak yang beruntung dari keluarga yang tidak mampu. Pemerintah DKI Jakarta akan menyekolahkan ke luar negeri," kata Pramono saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan pejabat fungsional di Balai Kota, Jakarta, Rabu.
Dia menegaskan pendidikan merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah bersama dengan sektor kesehatan dan perlindungan sosial.
Oleh sebab itu, berbagai program bantuan pendidikan, di antaranya Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) terus dilanjutkan.
Pramono mengatakan jumlah penerima KJP Plus saat ini telah mencapai lebih dari 707.520 siswa, sedangkan jumlah penerima KJMU sekitar 15.900 mahasiswa.
"Dan akan kami lanjutkan, karena saya meyakini, makin banyak anak-anak dari keluarga yang belum beruntung bisa sekolah setinggi-tingginya, itu akan membuat mereka mempunyai harapan, kesempatan untuk menjadi orang yang bisa memperbaiki kehidupan keluarganya," ujar Pramono.
Baca juga: Pramono prioritaskan pendidikan melalui penguatan guru
Menurut dia, pendidikan merupakan instrumen penting untuk memutus rantai ketidakberuntungan antargenerasi.
Semakin banyak anak yang memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi, kata dia, maka semakin besar peluang mereka untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga pada masa mendatang.
Pramono pun berharap keberlanjutan program bantuan pendidikan, ditambah dengan kehadiran LPDP Jakarta, dapat mencetak sumber daya manusia yang lebih kompetitif dan mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global.
"Mudah-mudahan, Jakarta sebagai kota global, kota inklusif, kota yang berkebudayaan dan masih menyandang sebagai ibu kota negara, Jakarta menjadi lebih baik, lebih rapi, lebih maju. Saya sungguh berharap, mudah-mudahan pendidikan Jakarta akan semakin maju," tutur Pramono.
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan pembentukan LPDP Jakarta yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027.
Rencananya, program itu akan memberikan beasiswa kuliah ke luar negeri bagi sekitar 50 hingga 75 mahasiswa setiap tahun dengan anggaran sekitar Rp100 miliar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Jakarta.
Baca juga: Penerima KJMU nantinya bisa lanjutkan S2-S3 dengan LPDP Jakarta
Baca juga: Pemprov DKI siapkan Rp100 miliar untuk program LPDP khusus Jakarta
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.