Kami juga menitipkan anak-anak di Kota Solok kepada orang tua untuk memastikan anak bersih dari narkoba

Solok (ANTARA) - Pemerintah Kota Solok, Sumatera Barat bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) meluncurkan integrasi kurikulum anti narkoba pada satuan pendidikan guna memperkuat ketahanan pelajar terhadap penyalahgunaan narkotika melalui pembelajaran terintegrasi sejak dini.

Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra di Solok, Rabu, mengapresiasi BNNK Solok bersama Dinas Pendidikan Kota Solok yang telah bekerja sama untuk mewujudkan gerakan bersama anti narkoba dan mitigasi terhadap penyalahgunaan narkoba bagi siswa dan siswi.

Ia berpesan kepada seluruh kepala sekolah dan guru agar dapat menerapkan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) di sekolah masing-masing dan menjaga siswa-siswi terhindar dari Penyalahgunaan Narkoba.

"Kami juga menitipkan anak-anak di Kota Solok kepada orang tua untuk memastikan anak bersih dari narkoba," ujar dia.

Baca juga: Harganas, Bupati: Keluarga merupakan benteng pencegahan narkoba

Hal itu disampaikan saat peluncuran IKAN di satuan pendidikan TK, SD, dan SMP se-Kota Solok yang berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kota Solok.

Wali Kota Solok juga berpesan kepada seluruh siswa-siswi jika ingin sukses jangan kenal narkoba. Dia juga menyampaikan akan mengaktifkan kembali loka/rumah rehabilitasi pecandu di Puskesmas Nan Balimo.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengintegrasikan bahan/materi bahaya narkoba pada mata pelajaran sekolah agar siswa/i mendapatkan pemahaman bahaya narkoba dan ketahanan diri terhadap penyalahgunaan narkoba sejak dini.

Peserta Kegiatan ini yaitu seluruh kepala SD dan SMP se-Kota Solok, Perwakilan siswa/i SMP se-Kota Solok dan seluruh siswa/i SMP N 1 Solok. Dalam acara in juga dihadiri Perwakilan BBPMP (Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan) Provinsi Sumatera Barat

Baca juga: BPOM kuatkan pengawasan hadapi ancaman narkoba yang terus berevolusi

Kegiatan dimulai pukul 8.00 diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Anti Narkotika. Dilanjutkan pembacaan Ayat Suci Alquran dan Pembacaan Doa.

Kepala BNNK Solok M Febrian Jufril berkomitmen untuk bersama-sama menjaga generasi penerus bangsa terhadap ancaman narkoba salah satunya melalui Integrasi mata pelajaran dengan materi/modul bahaya narkoba di satuan pendidikan.

Selain itu, ia juga memberikan apresiasi kepada wali Kota Solok melalui penyematan rompi dari Kepala BNNK Solok dan dilanjutkan sesi Talkshow Ananda Bersinar dalam Rangka MPLS dengan Narasumber Penyuluh Narkoba Ahli Pertama BNNK Solok dan dipandu oleh Duta Anti Narkoba BNNK Solok yang juga siswi SMP Negeri 1 Solok.

Baca juga: Kemenkes: penyalahgunaan OOT bisa jadi pintu masuk NAPZA

Pewarta: Rahmatul Laila
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.