Hingga saat ini tercatat sebanyak 11 desa di empat kecamatan yang terdampak kekeringan

Banjarnegara (ANTARA) - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara Aji Piluroso mengatakan wilayah terdampak kekeringan di Banjarnegara, Jawa Tengah, pada musim kemarau 2026 meluas dengan bertambahnya jumlah desa yang mengalami krisis air bersih.

“Hingga saat ini tercatat sebanyak 11 desa di empat kecamatan yang terdampak kekeringan,” katanya di Banjarnegara, Kamis.

Ia mengatakan 11 desa yang terdampak kekeringan meliputi Somawangi, Jalatunda, dan Kaliwungu (Kecamatan Mandiraja), Merden (Kecamatan Purwanegara), Serang, Wanadri, Gemuruh, dan Kebondalem (Kecamatan Bawang), serta Duren, Kebutuh Duwur, dan Kebutuh Jurang (Kecamatan Pagedongan).

Baca juga: BPBD Banjarnegara salurkan air bersih ke desa terdampak kekeringan

Menurut dia, pendistribusian bantuan air bersih dilakukan secara bergiliran. Seperti pada Rabu (15/7), kata dia, ditujukan ke Desa Jalatunda, Kebondalem, Wanadri, dan Merden sebanyak 14 tangki atau setara dengan 7.000 liter.

Dalam hal ini, lanjut dia, pendistribusian bantuan air bersih didukung oleh tiga unit tangki milik BPBD Banjarnegara dan satu unit tangki milik Palang Merah Indonesia (PMI) Banjarnegara.

“Secara keseluruhan hingga Rabu (15/7), BPBD Banjarnegara telah mendistribusikan bantuan air bersih 1.030.000 liter untuk 3.725 keluarga atau 11.720 jiwa yang terbagi dalam 206 pengiriman,” kata Aji Piluroso.

Baca juga: BPBD: Wilayah Banjarnegara diprediksi alami kemarau basah pada 2026

Terkait dengan hal itu dia mengimbau pemerintah desa yang warganya mulai terdampak kekeringan untuk segera mengajukan permohonan bantuan air bersih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara melalui BPBD setempat.

Selain itu dia memastikan ketersediaan pasokan air bersih yang akan didistribusikan sebagai bantuan kepada masyarakat masih mencukupi kebutuhan.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan air bersih pada musim kemarau,” kata Aji Piluroso.

Baca juga: BPBD Banjarnegara imbau warga waspadai potensi longsor

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.