Jakarta (ANTARA) - Dewan Komando Pusat (DKP) Panji Bangsa secara resmi mengadakan turnamen mini soccer bertajuk “Panji Mini Soccer Tournament” untuk menyambut dan menyemarakkan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Panji Bangsa ingin menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk bertumbuh, berkompetisi secara sehat, sekaligus mempererat tali silaturahmi," ujar Sekretaris Jenderal DKP Panji Bangsa Bustanul Arifin dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Oleh sebab itu, dia mengingatkan para peserta untuk bertanding dengan penuh semangat, menghormati lawan, dan menjunjung tinggi fair play (bermain jujur, red.).

“Karena kemenangan sejati adalah ketika persaudaraan tetap terjaga,” katanya.

Sementara itu, dia mengatakan sebanyak 16 tim dari berbagai wilayah telah terdaftar dan akan berkompetisi dalam turnamen ini.

Di luar pendaftar, lanjut dia, Panji Mini Soccer Tournament juga turut mengundang sejumlah partai politik untuk laga persahabatan, di antaranya Partai Golongan Karya, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Prima.

Ia juga mengatakan dalam puncak turnamen yang digelar pada Jumat (17/7), akan menghadirkan pertandingan ekshibisi yang mempertemukan PKB All Star dengan Amputee Football. Amputee Football merupakan olahraga sepak bola yang diperuntukkan bagi atlet penyandang amputasi anggota tubuh.

Menurut dia, keterlibatan atlet amputasi menjadi bentuk nyata komitmen Panji Bangsa dalam menghadirkan kegiatan yang inklusif dan terbuka bagi seluruh kelompok masyarakat.

Ia mengatakan pertandingan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat, keberanian, kerja sama, dan prestasi tidak ditentukan oleh kondisi fisik seseorang.

Puncak Harlah Ke-28 PKB akan digelar di Jakarta pada 23 Juli 2026. PKB turut mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri dan memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Baca juga: PKB undang Presiden Prabowo Subianto pada puncak Harlah ke-28

Baca juga: Sekjen PKB tegaskan AI hanya alat bantu, bukan pengganti ulama

Pewarta: Rio Feisal
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.