Lokasi penemuan jasad pemuda tersebut berada pada jarak sekitar 5,4 kilometer dari lokasi kejadian perkara awal

Pekanbaru, (ANTARA) - Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Pekanbaru, Provinsi Riau, menemukan pemuda yang dilaporkan terjatuh usai aksi standing sepeda motor dari Jembatan Rantau Berangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, dalam keadaan meninggal dunia.

Kepala Kantor Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan tim SAR gabungan berhasil menemukan keberadaan korban pada Kamis (16/7) pagi. Penemuan korban tersebut usai dilakukan pencarian selama tiga hari.

"Dengan telah ditemukannya korban, maka Operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia berupa satu orang terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin secara resmi kami usulkan untuk ditutup. Bersamaan dengan itu, seluruh unsur SAR yang terlibat kini dikembalikan ke instansi dan kesatuan masing-masing," katanya di Pekanbaru, Kamis.

Sebelum korban ditemukan, tim SAR gabungan mengevaluasi hasil pencarian dari dua hari sebelumnya, sekaligus menyusun strategi penyisiran baru yang disesuaikan secara presisi dengan rencana operasi (renops) hari ketiga.

Baca juga: Basarnas Pekanbaru evakuasi puluhan santri yang terjebak banjir

Budi menjelaskan dalam renops hari terakhir personel gabungan dibagi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU). Setiap unit bergerak menggunakan perahu karet untuk menyisir sepanjang aliran sungai dengan memperluas radius pencarian hingga mencapai kurang lebih enam kilometer ke arah hilir dari titik awal perkiraan korban terjatuh.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Kamis pukul 09.40 WIB saat petugas gabungan yang berada di salah satu SRU melihat sesosok jasad mengapung. Tim langsung mengonfirmasi bahwa objek tersebut merupakan korban yang selama ini dicari dalam kondisi sudah meninggal dunia.

"Lokasi penemuan jasad pemuda tersebut berada pada jarak sekitar 5,4 kilometer dari lokasi kejadian perkara awal. Setelah berhasil dievakuasi dari derasnya arus sungai ke atas perahu, jenazah korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kuok untuk dilakukan proses identifikasi serta penanganan medis lebih lanjut," ungkapnya.

Pihak otoritas memastikan seluruh prosedur medis di puskesmas telah sesuai. Jenazah korban langsung diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

Baca juga: 15 korban meninggal akibat truk jatuh ke sungai di Pelalawan

Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.