Jakarta (ANTARA) - Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) tidak memasang target tinggi terkait keikutsertaan dua atlet mereka dalam World Climbing Youth Championship Arco, Italia, 18-25 Juli 2026.

"Ardana Cikal Damarwulan dan Haddan Malik Baqmuhyibar ini adalah dua atlet muda yang butuh jam terbang, oleh karena itu kami tidak memasang target muluk-muluk," kata Pelatih Timnas Panjat Tebing Disiplin Lead Indonesia Amri di Jakarta, Kamis.

Amri menjelaskan, Cikal akan turun di dua disiplin yakni lead dan boulder, dengan nomor lead U17 individual putra dan boulder U17 individual putra. Sementara, Haddan akan tampil dalam disiplin speed dengan nomor speed U19 individual putra.

Target untuk Cikal dan Haddan, lanjutnya, hanya menambah pengalaman bertanding dalam ajang internasional, terutama mental dan teknik sejak pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Kota Bekasi, Jawa Barat.

PP FPTI dan tim pelatih berharap kedua atlet tersebut merasakan lebih banyak atmosfer turnamen internasional sehingga semakin percaya diri membawa nama Indonesia.

Baca juga: Atlet panjat tebing bersyukur raih prestasi berkat dukungan pelatnas

Turnamen tersebut merupakan ajang tahunan kelompok usia yang diselenggarakan oleh World Climbing atau International Federation of Sport Climbing (IFSC).

Kejuaraan remaja itu diselenggarakan di Rock Master Climbing Stadium, Arco, Italia dan mempertandingkan semua disiplin yakni speed, lead, serta boulder bagi atlet kategori U17 dan U19.

Ajang tersebut menjadi salah satu panggung bergengsi bagi atlet muda dunia untuk mengukur kemampuan, sekaligus mengumpulkan pengalaman menghadapi persaingan internasional sebelum ikut kejuaraan senior.

Kejuaraan itu diperkirakan diikuti ratusan atlet dari puluhan negara yang akan memperebutkan gelar juara dunia kelompok usia.

Haddan Malik Baqmuhyibar merupakan pemanjat muda andalan Indonesia yang sudah mengharumkan nama Indonesia pada ajang dunia. Dia adalah peraih medali emas kategori U17 nomor speed individu putra dalam IFSC Youth Asian Championship 2025 di Guiyang, China.

Baca juga: Putra Tri Ramadani raih perunggu lead putra di World Climbing Chamonix

Sementara Ardana Cikal Damarwulan merupakan peraih emas nomor lead putra dalam SEA Games 2025 Thailand pada Desember.

Kedua tim sudah berangkat menuju Italia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Kamis bersama tim pelatih.

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.