Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Sumatera Utara agar tetap waspada terhadap potensi terjadinya hujan dengan intensitas ringan yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Prakirawan BBMKG Wilayah I Martha Manurung di Medan, Kamis, mengatakan, meskipun umumnya tidak berdampak signifikan, hujan dengan intensitas ringan tersebut dapat menyebabkan jalan licin, berkurangnya jarak pandang, serta genangan air di beberapa lokasi.
Hujan terjadi akibat masih adanya aktivitas gelombang atmosfer diprakirakan aktif, belokan angin (shearline) di Samudra Hindia barat Sumatera serta suhu muka laut yang masih hangat mendukung pembentukan awan-awan hujan.
Baca juga: Mayoritas kota besar di Indonesia diperkirakan berawan pada Kamis
Adanya belokan angin dan kondisi udara yang cukup labil, mendukung proses terjadinya pembentukan awan hujan.
"Untuk itu, kondisi tersebut harus tetap diwaspadai. Selalu pantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan sesuaikan aktivitas di luar ruangan dengan kondisi cuaca setempat," katanya.
Sementara terkait cuaca di Sumatera Utara untuk Jumat (17/7) pagi, ia menyebutkan berpotensi hujan ringan, begitu pula pada siang hingga sore berpotensi hujan dengan intensitas ringan di sebagian besar wilayah Sumatera Utara.
Demikian juga pada pada malam hari, juga berpotensi hujan ringan merata hampir di seluruh wilayah Sumatera Utara, namun hujan dengan intensitas sedang dapat terjadi di wilayah Batubara.
Baca juga: BMKG: Sejumlah wilayah Sumut berpotensi hujan ringan pada Kamis
Suhu udara rata-rata 14 hingga 33 derajat Celcius dengan kelembaban 60 hingga 100 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Timur dengan kecepatan 3 hingga 9 km per jam.
Pewarta: Juraidi
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.