Jakarta (ANTARA) - Meta memperbarui fitur perlindungan bagi pengguna remaja dengan menambahkan sistem yang dapat memberi tahu orang tua apabila percakapan anak dengan Meta AI yang mengarah kepada tindakan menyakiti diri sendiri.
Dilansir dari siaran Endgaget pada Rabu (15/7) waktu setempat, fitur ini hadir untuk memperkuat pengawasan orang tua terhadap aktivitas remaja di platform milik Meta, setelah sebelumnya perusahaan membuka akses bagi keluarga terhadap topik percakapan antara remaja dengan kecerdasan artifisial (AI).
Meta menjelaskan bahwa ketika pengguna di bawah umur membahas topik yang mengindikasikan risiko terhadap keselamatan diri, Meta AI akan tetap mengarahkan mereka ke layanan bantuan yang relevan serta mendorong mereka mencari pertolongan dari orang dewasa yang dapat dipercaya.
Mulai saat ini, sistem juga akan mengirimkan pemberitahuan kepada orang tua atau wali yang terhubung melalui fitur pengawasan keluarga. Selain notifikasi, Meta akan menyediakan sumber informasi dan panduan mengenai langkah yang dapat dilakukan untuk menolong anak mereka.
Baca juga: Eropa nyatakan Instagram & Facebook langgar DSA akibat desain adiktif
Untuk menjalankan fitur tersebut, Meta mengembangkan sistem AI khusus yang dirancang untuk mendeteksi percakapan berisiko. Namun, sebelum notifikasi dikirimkan, setiap percakapan yang ditandai oleh AI akan ditinjau kembali oleh tim yang beranggotakan manusia guna mengurangi kemungkinan kesalahan dan menghindari kepanikan yang tidak perlu.
Meski demikian, perusahaan menyatakan akan mengutamakan kehati-hatian. Dalam kasus yang masih belum sepenuhnya jelas, Meta tetap dapat mengirimkan peringatan kepada orang tua apabila terdapat indikasi tindakan berisiko.
Fitur ini telah tersedia bagi pengguna Instagram yang memanfaatkan layanan pengawasan orang tua di Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Kanada.
Meta menargetkan fitur tersebut dapat digunakan secara global oleh seluruh pengguna yang mengaktifkan fitur pengawasan keluarga sebelum akhir tahun ini.
Selain itu, Meta sedang mengembangkan kemampuan untuk menghubungi layanan darurat apabila percakapan dengan Meta AI menunjukkan adanya risiko keselamatan yang memerlukan penanganan segera. Fitur tersebut direncanakan berlaku baik untuk pengguna remaja maupun dewasa.
Meta juga memperluas penerapan pengaturan "Limited Content" ke interaksi dengan Meta AI. Dengan demikian, apabila orang tua mengaktifkan pembatasan konten sensitif di Instagram, maka percakapan AI anak mereka juga akan mengikuti pembatasan serupa.
Baca juga: Meta nonaktifkan Muse Image di Instagram akibat kontroversial
Baca juga: Meta diwartakan akan mulai produksi chip AI pada September 2026
Baca juga: Meta rilis model AI pembuat gambar Muse Image
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.