Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menyesuaikan capaian peningkatan literasi di tengah kebijakan efisiensi anggaran agar lebih terukur dan tetap sesuai dengan tujuan utama pemberdayaan masyarakat.
"Perencanaan dan kinerja anggaran Perpusnas RI agar tidak hanya menitikberatkan pada aspek administratif, tetapi juga pada hasil (output) dan dampak (outcome) yang terukur pada peningkatan minat baca, pemerataan akses pengetahuan, serta pemberdayaan masyarakat melalui literasi," katanya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kepala Perpusnas yang diikuti dalam jaringan di Jakarta, Kamis.
Ia menekankan Perpusnas menyampaikan capaian kinerja bukan hanya secara administratif, melainkan menyesuaikan dengan ukuran-ukurannya.
"Ketika menentukan ukuran dan capaian jangan mengikuti Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) atau Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) yang lama kalau anggarannya terus dikurangi, harus kita sesuaikan juga. Capaian harus disesuaikan dengan kemampuan kita, karena ketika kita bersepakat mencapai itu, maka kita harus didukung anggaran sejumlah berapa? Kalau pakai ukuran RPJMN, akan berbeda dengan ukuran perpustakaan," ujar dia.
Baca juga: Pimpinan MPR: Manfaatkan naskah kuno untuk peningkatan literasi
Ia menekankan pentingnya strategi yang lebih terukur dengan penyesuaian versi ukuran Perpusnas dan ukuran RPJMN.
"Perpusnas RI supaya memperkuat kualitas perencanaan, pengawasan, dan penganggaran dengan memastikan setiap program dan kegiatan memiliki indikator kinerja yang terukur, berorientasi pada hasil, serta selaras dengan target RPJMN 2025-2029 dan prioritas pembangunan nasional untuk tahun 2026," ucap Hetifah.
Komisi X juga meminta Perpusnas RI agar tetap fokus memaksimalkan anggaran secara efektif dan optimal, terutama untuk pelestarian dan digitalisasi naskah kuno, pengelolaan koleksi nasional, serta penguatan layanan literasi kepada masyarakat.
"Perpusnas RI agar menentukan strategi penganggaran yang terarah, terukur, dan sinkron dengan pemerintah daerah guna memastikan target literasi nasional dapat tercapai," katanya.
Baca juga: Wamendikdasmen usul baca satu buku tiap minggu perkuat literasi murid
Baca juga: Perpusnas: Usulan penambahan anggaran perkuat peningkatan literasi
Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.