Jakarta (ANTARA) - Pemerintah New South Wales (NSW), Australia, menetapkan proposal pengembangan kawasan Five Dock di Spencer Street yang diajukan One Global Capital sebagai State Significant Development (SSD) melalui jalur Housing Delivery Authority (HDA), sehingga membuka jalan bagi percepatan proyek mixed-use senilai sekitar AUD1,9 miliar atau setara Rp25 triliun.

Penetapan tersebut menempatkan proyek Five Dock sebagai salah satu pengembangan prioritas yang mendukung peningkatan pasokan hunian di New South Wales. Proyek yang dipimpin pengusaha Indonesia Iwan Sunito itu diproyeksikan menjadi salah satu pengembangan mixed-use terbesar yang saat ini berjalan di negara bagian tersebut.

Melalui jalur HDA, proyek Five Dock berpeluang meningkatkan Floor Space Ratio (FSR) menjadi sekitar 5,7:1 dari ketentuan dasar sebelumnya sebesar 3,0:1. Pada lahan sekitar 14.100 meter persegi, potensi Gross Floor Area (GFA) meningkat dari sekitar 42.300 meter persegi menjadi 80.400 meter persegi.

Masterplan Five Dock mencakup pembangunan sekitar 840 unit hunian, hotel, area komersial dan ritel, ruang publik, konektivitas pejalan kaki, serta komponen hunian terjangkau untuk mendukung program penyediaan perumahan Pemerintah NSW.

Founder dan Group CEO One Global Capital Iwan Sunito mengatakan penetapan proyek tersebut merupakan pengakuan terhadap kualitas proposal dan kesiapan perusahaan dalam mengembangkan kawasan berskala kota.

"Keputusan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap kualitas proposal, kesiapan proyek, serta kemampuan One Global Capital dalam merancang dan merealisasikan pengembangan berskala kota yang mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat dalam jangka panjang," kata Iwan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan Five Dock menjadi tonggak baru bagi One Global Capital dalam mengembangkan kawasan terpadu yang menggabungkan hunian, perhotelan, ruang komersial, dan ruang publik dalam satu ekosistem perkotaan.

Dalam pengembangannya, One Global Capital menggandeng arsitek internasional Koichi Takada untuk merancang kawasan tersebut dengan pendekatan yang menitikberatkan pada pengalaman pengguna, ruang publik, serta keberlanjutan lingkungan.

Menurut Iwan, konsep Five Dock tidak hanya berfokus pada pembangunan gedung, tetapi juga menciptakan komunitas yang mendukung aktivitas masyarakat melalui integrasi hunian, ruang usaha, fasilitas publik, area hijau, dan konektivitas kawasan.

"Selama lebih dari 25 tahun kami turut membangun berbagai bagian dari skyline Sydney. Kini kami ingin melangkah lebih jauh, bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun sebuah komunitas yang hidup," ujarnya.

Five Dock merupakan proyek terbesar yang dipimpin Iwan Sunito sejak berkarier di Australia dan menjadi bagian dari transformasi One Global Capital sebagai platform investasi, pengembangan properti, hospitality, dan pengelolaan aset yang berfokus pada pembangunan kawasan terpadu serta aset jangka panjang.

One Global Capital saat ini mengelola sejumlah aset dan proyek strategis di Sydney, termasuk The Grand Eastlakes Shopping Centre, One Global Resorts Green Square, One Macquarie Park, serta Five Dock Precinct.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.