OJK juga membutuhkan staf-staf pengawasan yang baru dengan etos kerja yang baru pula agar fungsi pengawasan dapat berjalan secara efektif
Jakarta (ANTARA) - Konsultan dan perencana keuangan Elvi Diana menilai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perlu memperkuat sumber daya manusia (SDM) pengawas menjelang terbentuk dan operasional Eksekutif Pengawasan Bidang Bursa Mineral dan Komoditas Strategis.
Pembentukan struktur kepemimpinan baru perlu diiringi dengan penguatan sumber daya manusia di tingkat pelaksana. Ia mengingatkan OJK tidak hanya berfokus pada penambahan pejabat di level elite, tetapi juga memperkuat jajaran staf pengawasan yang akan menjalankan fungsi pengawasan secara langsung.
"Jangan hanya menambah pejabat baru di tataran elite. OJK juga membutuhkan staf-staf pengawasan yang baru dengan etos kerja yang baru pula agar fungsi pengawasan dapat berjalan secara efektif," ujar Elvi Diana di Jakarta, Jumat.
Hal itu ia sampaikan menanggapi rencana pendaftaran Kepala Eksekutif Pengawasan Bidang Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK.
Langkah tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan mandat baru OJK berdasarkan Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) terkait pengawasan bursa mineral dan komoditas strategis.
Elvi menilai keberadaan staf pengawasan yang profesional akan menjadi faktor penting dalam memastikan operasional bursa mineral dan komoditas strategis berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.
Baca juga: Misbakhun sebut pemerintah segera bentuk Pansel DK OJK Bursa Mineral
Baca juga: BI dukung pembentukan PFII untuk memperkuat ketahanan eksternal RI
Ia berharap jajaran pengawasan yang baru mampu menyelesaikan berbagai permasalahan yang muncul di sektor tersebut dalam waktu yang lebih cepat dari 14 hari kerja.
Selain bekerja secara cepat dan responsif, lanjut Elvi, para staf pengawasan juga harus memiliki kredibilitas serta integritas yang tinggi. Menurutnya, hal tersebut penting untuk meminimalkan potensi terjadinya kelalaian maupun kecolongan dalam pengawasan sebagaimana pernah terjadi di sejumlah kasus di industri keuangan.
"Staf pengawasan yang kredibel dan berintegritas akan menjadi fondasi utama agar pengawasan terhadap bursa mineral dan komoditas strategis dapat berjalan optimal serta mampu menjaga kepercayaan publik," kata Elvi.
Sebagai informasi, bursa mineral dan komoditas strategis direncanakan mulai beroperasi secara efektif pada 1 Januari 2027.
Kehadiran bursa tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem perdagangan komoditas strategis nasional sekaligus meningkatkan transparansi, efisiensi dan akuntabilitas dalam mekanisme perdagangan di sektor tersebut.
Baca juga: OJK siapkan dewan komisioner baru pengawas bursa mineral dan komoditas
Baca juga: OJK: Skema pungutan sektor jasa keuangan tetap berjalan
Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.