Istanbul (ANTARA) - Militer Kuwait menyatakan Iran meluncurkan 32 pesawat nirawak (drone) menuju instalasi-instalasi vital di negara itu pada Kamis, di tengah meningkatnya eskalasi ketegangan antara Teheran dan Amerika Serikat.
“Drone-drone tersebut berhasil dicegat dan ditangani,” kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan Kuwait Saud Al-Atwan dalam sebuah pernyataan.
Puing-puing hasil pencegatan drone Iran menyebabkan kerusakan material, tetapi tidak menimbulkan korban jiwa.
Militer Kuwait menegaskan pihaknya akan terus berada dalam kondisi siaga dan siap memperkuat keamanan nasional serta melindungi keselamatan warga negara dan residen.
Militer Iran,Kamis dini hari waktu setempat, menyatakan telah melancarkan serangan terhadap aset radar dan pertahanan udara Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain sebagai bagian dari balasan atas serangan AS terhadap Teheran.
Adapun ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat dalam beberapa hari terakhir terkait dengan Selat Hormuz.
Kedua pihak saling melancarkan serangan meskipun sebelumnya telah ada nota kesepahaman yang dimediasi oleh Pakistan guna mengakhiri konflik dan mencapai perjanjian perdamaian yang berkelanjutan.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Kuwait sebut sistem pertahanan udaranya cegat rudal dan drone musuh
Baca juga: Iran: AS dalang serangan "drone" di Bandara Kuwait demi jual senjata
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.