Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan melakukan penataan dan perapian kabel utilitas di Jalan Lauser, Kecamatan Kebayoran Baru untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperindah kawasan.

"Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama bagi pengguna kendaraan bermotor yang melintas di ruas jalan tersebut," kata Staf PSUKPJU Sudin Bina Marga Jakarta Selatan Cerah Dwi di Jakarta, Jumat.

Dwi mengatakan penataan difokuskan pada kabel utilitas yang melintang di badan jalan agar memiliki ruang bebas dengan ketinggian minimal lima meter.

Dia menjelaskan selain kabel yang melintang di badan jalan, petugas juga merapikan kabel yang berada di sisi kanan dan kiri trotoar.

Dengan begitu, trotoar dan bahu jalan memiliki ruang bebas setinggi empat meter untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pejalan kaki.

"Seluruh proses penataan diawali dengan pengukuran menggunakan tongkat ukur guna memastikan seluruh kabel telah memenuhi standar ruang bebas sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Penataan kabel itu sesuai standar ketinggian tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 20/PRT/M/2010 tentang Pedoman Pemanfaatan Bagian-Bagian Jalan yang mengatur ketentuan teknis mengenai ruang bebas (clearance) jaringan utilitas di jalan.

"Dalam pelaksanaannya, kami berkoordinasi dengan para pemilik jaringan utilitas, termasuk PT Telkom Indonesia dan PT PLN (Persero), agar proses penataan dapat berjalan optimal," ucapnya.

Dwi menambahkan tiang listrik milik PLN yang mengalami kerusakan atau tidak lagi memenuhi standar kelayakan akan diganti.

Sementara itu, tiang yang mengalami kemiringan akan diluruskan dan ditata kembali guna meningkatkan aspek keselamatan, keamanan, dan kerapian jaringan utilitas di sepanjang Jalan Lauser.

"Mudah-mudahan dengan penataan kabel utilitas ini, lingkungan menjadi lebih aman, nyaman, sekaligus menambah estetika kawasan," katanya.

Sementara itu, Ketua RW 08, Kelurahan Gunung, Dirwantoro, mengapresiasi langkah Sudin Bina Marga Jakarta Selatan bersama instansi terkait dalam menata jaringan utilitas di wilayahnya.

Pemantauan terhadap ketinggian kabel, menurutnya, perlu dilakukan secara berkala.

Selain itu, pemasangan kabel pada tiang utilitas juga perlu dikendalikan agar tidak menimbulkan kesan semrawut.

"Alhamdulillah, sekarang kabel sudah lebih rapi dan lebih tinggi. Mudah-mudahan tidak ada lagi kabel yang putus seperti yang sempat terjadi beberapa waktu lalu," ucap dia.

Baca juga: Penataan kabel di DKI diminta serentak, cegah bongkar berulang

Baca juga: Bina Marga Jaksel tangani kabel menjuntai di Jalan Widya Chandra VIII

Baca juga: Pram sebut penataan SJUT cukup kompleks, tak bisa dilakukan serentak

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.