Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Utara melakukan penyekatan di sembilan titik yang menjadi wilayah perbatasan Jakarta Utara dengan daerah lain dalam mengantisipasi massa dari luar wilayah yang menghadiri aksi unjuk rasa di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Jumat.
“Penyekatan dilakukan mengantisipasi massa yang terindikasi hendak melakukan gangguan Kamtibmas,” kata Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Rohman Yonky Dilatha di Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan ada sembilan titik penyekatan di Jakarta Utara yang dijaga oleh 97 personel gabungan di lokasi tersebut untuk memantau dan mengawasi adanya pergerakan massa tambahan dari luar wilayah.
Menurut Rohman, jika ada massa yang melintas, petugas akan menanyakan keperluan dan kegiatan mereka.
"Jika mereka memiliki tujuan yang jelas untuk ikut unjuk rasa secara damai, akan dipersilakan lewat, tapi jika ada potensi aksi anarki, akan diimbau untuk kembali ke wilayah mereka," katanya.
Sembilan titik yang disekat itu tersebar empat titik di Kecamatan Cilincing, satu titik di Kelapa Gading, satu titik di Penjaringan, satu titik di Tanjung Priok, satu titik di Pademangan, dan satu titik di Plumpang.
Rohman mengatakan hingga Jumat sore ini, situasi di wilayah tersebut masih kondusif. Kendati masih kondusif, penjagaan akan terus dilakukan hingga Jumat malam.
"Alhamdulillah sampai saat ini masih kondusif. Penjagaan ini dilakukan sampai situasi benar-benar kondusif," kata dia.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyatakan bahwa skema penyekatan arus lalu lintas di sejumlah jalur protokol Jakarta saat adanya aksi unjuk rasa atau penyampaian aspirasi bersifat situasional demi menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.
"Penyekatan itu sifatnya situasional. Jalur Sudirman, Thamrin, dan Bundaran HI ini merupakan central of gravity-nya Jakarta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Jumat.
Budi menjelaskan kawasan-kawasan tersebut merupakan titik vital perekonomian, perhotelan, serta pusat muara dari berbagai moda transportasi publik di Ibu Kota.
Menurut dia, jika terjadi penumpukan massa yang memicu kemacetan di kawasan tersebut, dampaknya akan merembet ke simpul-simpul jalur arteri lainnya, seperti Jalan Gatot Subroto.
Baca juga: Polda Metro Jaya: penyekatan jalan saat unjuk rasa bersifat situasional
Baca juga: Ada unjuk rasa di Jakpus, 4.132 personel disiagakan untuk pengamanan
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.