Palembang (ANTARA) - Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang mencatat sebanyak 1.371.262 penumpang pada Semester I 2026 atau meningkat 1,20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 1.355.008 penumpang.

General Manager Bandara SMB II Ahmad Syaugi Shahab di Palembang, Jumat, mengatakan selain pertumbuhan jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan sebesar 4,30 persen.

"Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Bandara SMB II melayani 9.781 pergerakan pesawat atau meningkat dibandingkan Semester I 2025 yang tercatat sebanyak 9.378 pergerakan," katanya.

Ia menjelaskan dari total pergerakan pesawat tersebut, sebanyak 9.069 merupakan penerbangan domestik dan 712 penerbangan internasional.

Baca juga: Kemenhub: Bandara Kertajati tetap layani penerbangan haji dan umrah

Sedangkan dari total 1.371.262 penumpang yang dilayani itu sebanyak 1.274.824 orang merupakan penumpang domestik dan 96.438 orang merupakan penumpang internasional.

Sejumlah rute domestik yang masih menjadi tujuan favorit masyarakat dari Palembang yakni Jakarta, Batam, Kualanamu, dan Pangkal Pinang. Adapun untuk rute internasional, Kuala Lumpur tetap menjadi destinasi utama penumpang.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pengguna jasa, mitra usaha, mitra kerja, serta seluruh stakeholder yang telah mendukung operasional dan pertumbuhan Bandara SMB II. Capaian positif ini adalah hasil dari kerja sama dan kepercayaan yang diberikan kepada kami," ujarnya.

Baca juga: Bandara Bali tambah dua rute baru Waingapu dan Wakatobi

Pihaknya akan terus menjaga tren pertumbuhan tersebut dengan meningkatkan kualitas pelayanan, membuka rute-rute baru, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Sumatera Selatan.

Dengan capaian tersebut, Bandara SMB II optimistis dapat terus memperkuat perannya sebagai pintu gerbang konektivitas utama di Sumatera Selatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.