Moskow (ANTARA) - Mantan wali kota Manchester Raya Andy Burnham resmi ditetapkan sebagai ketua Partai Buruh Inggris, sehingga dapat segera menjadi perdana menteri baru Inggris, menurut pengumuman Ketua Komite Eksekutif Nasional Partai Buruh Shabana Mahmood.
Dalam konferensi partai yang disiarkan media setempat, Jumat, Mahmood mengumumkan Burnham adalah satu-satunya calon ketua baru Partai Buruh, sehingga dapat langsung ditetapkan secara sah sebagai ketua partai.
Burnham kemudian menyampaikan kesiapannya mengemban amanah sebagai calon PM Inggris, sembari menyampaikan ucapan terima kasih kepada Keir Starmer atas jasanya selama ini memimpin Inggris dan Partai Buruh.
"Ini adalah momen kebanggaan yang telah kalian berikan kepada saya dan keluarga saya, sangat emosional. Untuk itulah saya siap. Saya siap untuk memimpin dan membangun dari fondasi yang telah dibuat," kata Burnham.
Baca juga: Pergantian PM Inggris, Starmer bertemu perdana dengan Andy Burnham
Di bawah kepemimpinan Keir Starmer, menurutnya, Partai Buruh telah beralih dari kekalahan terburuk menjadi merangkul salah satu kemenangan terbesar partai itu dalam sejarah.
"Keir membawa Partai Buruh dari berperan sebagai pihak oposisi menjadi pihak yang mengubah hidup masyarakat. Dan inilah yang kita telah perbuat dalam dua tahun ini," tambahnya.
Burnham mengaku masih belum membuat keputusan apa pun terkait susunan kabinetnya, tetapi dia berjanji akan segera melakukannya. Kabinet baru yang akan disusunnya nanti akan mencerminkan semua pihak dalam Partai Buruh serta masyarakat.
"Kita tidak akan mengalahkan kelompok kanan baru Inggris jika kita berlarut-larut dalam pergumulan dan tarik-menarik. Hal tersebut merupakan kesenangan yang justru paling berat membebani mereka yang paling memerlukan Partai Buruh. Perjuangan untuk memberantas serta budaya berbahaya yang menyertainya akan menjadi ciri khas kepemimpinan saya," kata dia.
Baca juga: Laporan: Ada peluang Keir Starmer mundur dari posisi PM Inggris
Dalam kesempatan yang sama, Burnham juga mengakui sejumlah kegagalan dalam kebijakan Partai Buruh dan menyebut kepemimpinannya nanti akan menjadi kesempatan terakhir untuk mengubahnya.
PM Keir Starmer menyatakan pengunduran dirinya sebagai ketua Partai Buruh pada 22 Juni lalu, tetapi dia akan tetap pada jabatannya hingga penggantinya terpilih.
Pemilihan ketua baru Partai Buruh dimulai pada 9 Juli dan dipastikan selesai sebelum Parlemen Inggris kembali bersidang pada September mendatang.
Sumber: Sputnik
Baca juga: PM Inggris Starmer dikabarkan incar jabatan Sekjen NATO
Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.