Jakarta (ANTARA) - Beberapa peristiwa humaniora terjadi di Tanah Air di sepanjang hari Jumat (17/7). Di antaranya, Menhaj mengatakan sistem antrean haji terus diperbaiki guna jamin transparansi hingga BPBD Cilacap mengatakan kekeringan meluas ke 15 desa di sembilan kecamatan

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca.

Menhaj: Sistem antrean haji terus diperbaiki guna jamin transparansi

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf memastikan pemerintah terus melakukan pembenahan sistem antrean haji guna menjamin transparansi dan keadilan pelayanan bagi calon jamaah, termasuk di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Menurut Menhaj, salah satu langkah yang ditempuh pemerintah adalah melakukan verifikasi menyeluruh terhadap data daftar tunggu untuk memastikan seluruh nama yang tercantum benar-benar merupakan calon jamaah yang sah.

Menhaj Irfan mengatakan secara nasional jumlah daftar tunggu haji kini telah mencapai sekitar 5,8 juta orang dan terus bertambah setiap tahun.

Selengkapnya baca di sini

Mensos ajak orang tua siswa Sekolah Rakyat mandiri lepas dari bansos

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengajak para orang tua siswa program Sekolah Rakyat berkomitmen untuk secepatnya mandiri secara ekonomi agar terbebas dari ketergantungan pada bantuan sosial (bansos).

Dia bahkan tidak ragu untuk memimpin penyebutan ikrar kemandirian tersebut bersama para orang tua siswa Sekolah Rakyat dalam momentum acara gelar griya atau open house Sekolah Rakyat, salah satunya di Pasuruan, Jawa Timur.

"Saya, orang tua Siswa Sekolah Rakyat siap ikut program pemberdayaan sehingga bisa menjadi keluarga mandiri. Keluarga yang tidak bergantung lagi pada bansos," kata Saifullah mengucapkan ikrar itu sebagaimana dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Selengkapnya baca di sini

BRIN dorong teknologi pirolisis sebagai solusi pengelolaan sampah

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong pemanfaatan teknologi pirolisis sebagai solusi inovatif dalam pengelolaan sampah plastik bernilai rendah sekaligus mendukung penyusunan kebijakan berbasis bukti untuk mewujudkan sistem pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Peneliti Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan BRIN Heru Susanto dalam keterangan di Jakarta, Jumat, mengungkapkan bahwa Indonesia menghasilkan sekitar 38 juta ton sampah pada 2024, dengan sekitar 19-20 persen berupa sampah plastik bernilai rendah seperti kantong plastik, kemasan makanan, dan styrofoam yang sulit didaur ulang melalui metode konvensional.

Ia menilai teknologi pirolisis mampu mengubah sampah plastik bernilai rendah menjadi bahan bakar yang memiliki nilai ekonomi sehingga dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi beban pengelolaan sampah sekaligus mendorong penerapan ekonomi sirkular.

Selengkapnya baca di sini

BPBD Cilacap: Kekeringan meluas ke 15 desa di sembilan kecamatan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah menyatakan dampak kekeringan akibat musim kemarau di wilayah itu telah meluas ke 15 desa yang tersebar di sembilan kecamatan hingga pertengahan Juli 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Taryo di Cilacap, Jumat, mengatakan hingga 16 Juli 2026 sebanyak 74 tangki atau 390 ribu liter air bersih telah disiapkan untuk 4.071 kepala keluarga (KK) atau 14.267 jiwa, sembari mengantisipasi bertambahnya wilayah terdampak menjelang puncak musim kemarau.

"Hingga kemarin sudah ada 15 desa yang mengajukan permohonan bantuan air bersih di sembilan kecamatan. Sampai saat ini kami sudah mengirim 74 tangki air bersih atau sekitar 390 ribu liter," katanya.

Selengkapnya baca di sini

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.