Jakarta (ANTARA) - Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, membuka layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di salah satu pusat perbelanjaan di Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, sebagai upaya jemput bola untuk mendekatkan pelayanan medis kepada masyarakat.
Kepala Puskesmas Kecamatan Kramat Jati Inda Mutiara mengatakan layanan yang berlangsung sejak Jumat (17/7) hingga Sabtu ini diselenggarakan untuk melengkapi kegiatan Lomba Ajang Kreativitas Pemuda (AKP) oleh Suku Dinas Pemuda dan Olahraga (Sudin Pora) Jakarta Timur.
"Warga tinggal menunjukkan KTP atau NIK, langsung kita proses dan diberikan layanan kesehatan secara gratis. Bahkan, obat sampai rujukan ke rumah sakit juga disiapkan," kata Inda dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Inda menjelaskan pelayanan yang dipusatkan di Lantai Dasar Lippo Mall Kramat Jati ini menyasar warga lintas usia, mulai dari balita hingga lanjut usia (lansia).
"Pada hari pertama pelaksanaan, tercatat sedikitnya 25 pengunjung telah memanfaatkan layanan," katanya.
Ia menambahkan untuk mengoptimalkan pelayanan, pihak puskesmas mengerahkan 12 tenaga kesehatan yang terdiri atas perawat, dokter umum, dokter gigi, ahli gizi, dan psikolog.
"Selain itu, disiagakan pula satu unit ambulans gawat darurat beserta tiga petugas yang mencakup sopir, perawat, dan dokter demi mengantisipasi adanya pasien yang harus segera dirujuk ke rumah sakit umum terdekat," kata Inda.
Adapun pemeriksaan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tensi darah, denyut nadi, tinggi dan berat badan, serta lingkar perut untuk memantau status gizi serta potensi obesitas masyarakat.
"Selanjutnya, ada pemeriksaan gula darah, mata, serta telinga. Ini sekaligus skrining apakah ada gejala awal penyakit menular atau tidak," ujar Inda.
Layanan jemput bola ini pun mendapat respons positif dari masyarakat. Susan (42), warga Condet yang sedang berkunjung ke pusat perbelanjaan tersebut, mengaku sangat terbantu karena bisa memeriksa kondisi kesehatannya secara cuma-cuma di tengah aktivitas keluarga.
"Sambil berbelanja bisa cek kesehatan gratis. Mudah-mudahan layanan jemput bola seperti ini sering digelar di pusat perbelanjaan," kata Susan.
Baca juga: Cakupan CKG Jakarta Pusat capai 274.925 warga
Baca juga: Pemkot Jakbar gandeng kampus gelar CKG bagi mahasiswa
Baca juga: Sudinkes: 23,14 persen penduduk Jakarta Barat telah akses CKG
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.