Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui Rumah Sehat Baznas (RSB) Kabupaten Pesawaran, Lampung, menggelar penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis terkait penyakit kulit yang menyasar para santri pada dua pondok pesantren di wilayah setempat.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan pihaknya memberikan edukasi serta pemeriksaan kesehatan langsung kepada santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Riyadlatul Mubtadi’ien di Way Lima dan PPTQ Al-Muwwarah di Way Khilau.
"Program edukasi dan pengobatan gratis ini merupakan wujud kepedulian Baznas dalam menjaga kesehatan para santri serta masyarakat di lingkungan pesantren agar terhindar dari penularan penyakit kulit menular," katanya.
Idy menyebut tim medis Rumah Sehat Baznas juga membagikan obat-obatan secara cuma-cuma kepada para santri yang terindikasi membutuhkan penanganan klinis secara cepat.
Baca juga: Baznas RI ajak disabilitas belajar agama lewat Pesantren 1000 Cahaya
Melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara konsisten pasca-kegiatan ini, ia berharap risiko penularan penyakit di lingkungan pondok pesantren dapat diminimalkan guna mendukung kelancaran aktivitas ibadah dan belajar para santri.
"Melalui intervensi medis dan penyuluhan ini, kami berharap para santri dapat menumbuhkan kesadaran tinggi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan asrama masing-masing," ujar Idy
Pihaknya berkomitmen untuk melindungi kesehatan warga pesantren melalui penyediaan layanan medis cuma-cuma dan sosialisasi pencegahan secara masif.
Diketahui, hingga saat ini terdapat 38 Rumah Sehat Baznas yang tersebar di berbagi provinsi Indonesia yang telah berdiri dan sedang proses pembangunan. Dua diantaranya merupakan layanan kesehatan bergerak berupa kapal di Kabupaten Talaud dan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara.
Baca juga: Baznas RI berikan akses kesehatan gratis bagi mustahik lewat RSB Bogor
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.