Maka sejak awal kita pertemukan, kita desain sehingga nantinya usaha-usaha mikro kecil ini bisa mendapatkan mitra strategis yang berkelanjutan.

Yogyakarta (ANTARA) - Pelaksana Tugas Deputi Usaha Mikro Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Kemen UMKM) Riza Damanik menyatakan program Kumitra (Kemudahan Usaha Mikro untuk Bermitra) merupakan langkah nyata pemerintah mendekatkan pelaku UMKM dengan mitra strategis.

"Kumitra ini adalah agenda di Kementerian UMKM sebagai tindak lanjut arahan Pak Menteri dan Pak Wamen (Wakil Menteri), agar usaha-usaha mikro kita semakin dekat dengan mitra-mitra strategisnya," kata Riza Damanik, usai peresmian Kumitra di Yogyakarta, Jumat (17/7) malam.

Selain dengan mitra strategis, kata dia lagi, program Kumitra juga mendekatkan pelaku UMKM dengan para buyer-buyernya, supaya usaha-usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia tidak lagi mencari sendiri-sendiri siapa yang akan membeli produknya.

"Maka sejak awal kita pertemukan, kita desain sehingga nantinya usaha-usaha mikro kecil ini bisa mendapatkan mitra strategis yang berkelanjutan," katanya pula.

Dia mengatakan, bahkan dari rangkaian pertemuan dengan para mitra strategis UMKM tersebut, pemerintah mendapatkan komitmen dari mitra-mitra untuk berkontrak, bekerjasama dengan usaha-usaha mikro dengan nilai sebesar Rp7 miliar.

"Saya dengar minggu lalu angkanya lebih kurang Rp7 miliar, jadi sudah ada komitmen kerja sama untuk usaha-usaha mikro. Mudah-mudahan ini juga bisa berkembang dan terus berlanjut pada hari-hari berikutnya," katanya.

Guna memaksimalkan program Kumitra, kata dia, Kementerian UMKM juga memberikan akses bagi pelaku UMKM dan mitra untuk kaitannya dengan layanan pembayaran digital melalui QRIS, termasuk dengan digitalisasi pemasaran melalui platform e-commerce.

"Ada pelatihan bersama dengan sejumlah platform e-commerce dalam kerangka untuk memastikan UMKM kita, usaha-usaha mikro kita tidak sekadar onboarding di platform e-commerce, tapi juga meraih keuntungan yang maksimal sehingga mereka-mereka bisa lebih produktif lagi," katanya lagi.

Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) KGPAA Paku Alam X mengatakan kegiatan Kumitra di Yogyakarta mempertemukan sekitar seribu pengusaha mikro, binaan pusat layanan usaha terpadu, dan pelaku usaha Teras Malioporo I dengan berbagai mitra strategis.

"Pertemuan bisnis, penguatan akses digital, komitmen kemitraan usaha, serta pembebasan biaya pencatatan produk pada jaringan perdagangan eceran anggota asosiasi usaha retail Indonesia merupakan langkah nyata untuk membawa usaha mikro menuju pasar yang lebih luas," katanya pula.

Baca juga: Kementerian UMKM perkuat ekosistem rantai pasok lewat program Kumitra

Baca juga: Wamen UMKM sebut Kumitra perkuat rantai pasok usaha mikro di Jember

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.