Berdasarkan laporan, jebolnya tanggul akibat hujan deras melanda wilayah itu
Medan (ANTARA) - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara (Sumut) mencatat 200 kepala keluarga terdampak bencana banjir yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni mengatakan mengatakan banjir yang melanda ratusan kepala keluarga tersebut diakibatkan jebolnya tanggul darurat Sungai Aek Siaga Laga pada Jumat (17/7).
"Berdasarkan laporan, jebolnya tanggul akibat hujan deras melanda wilayah itu," ujar Sri Wahyuni di Medan, Sabtu.
Yuyun sapaan akrabnya mengatakan ratusan kepala keluarga yang terdampak itu merupakan masyarakat Kelurahan Sipange di Kecamatan Tukka.
Baca juga: Pusdalops Sumut: 10 rumah terendam banjir Mandailing Natal
Akibat peristiwa tersebut, lanjut dia, tidak ada korban luka-luka maupun meninggal dunia.
Ia mengatakan pemerintah kabupaten setempat telah melakukan berbagai upaya penanganan atas kejadian tersebut, seperti memperkuat koordinasi serta melakukan evakuasi masyarakat.
Selain itu, kata dia, BPBD Sumut juga berkoordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.
"Kondisi terkini, sungai telah surut dan kembali normal," kata Sri Wahyuni.
Baca juga: Pusdalops Sumut: 1.500 jiwa terdampak banjir Kota Medan
Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.