Kepulauan Tanimbar, Maluku (ANTARA) - Nyaris tiga dasawarsa berlalu sejak kontrak kerja sama Blok Masela ditandatangani pada 16 November 1998 oleh Inpex, sebuah perusahaan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi (migas) terbesar asal Jepang.

Menyusul penandatanganan kontrak tersebut, pada tahun 2000, cadangan gas Lapangan Abadi pun ditemukan di Blok Masela yang berlokasi di Laut Arafura.

Kapasitas produksi gas alam cair (LNG) direncanakan mencapai 9,5 juta ton per tahun, ditambah kondensat hingga 35 ribu barel per hari dan gas alam sekitar 150 juta kaki kubik per hari. Dengan demikian, proyek Masela memegang peran penting dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Akan tetapi, ragam tantangan menyertai proses pengembangannya.


Lika-liku Masela

Editor: Sapto Heru Purnomojoyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.